Sunday, 15 December 2019

Sistem Zonasi Penginapan Diberlakukan untuk Calhaj Asal Jawa Barat

Sabtu, 22 Juni 2019 — 15:47 WIB
Pembukaan manasik haji tingkat Kabupaten Bekasi di Mesjid Izzatul Islam, Grand Wisata, Tambun Selatan. (saban)

Pembukaan manasik haji tingkat Kabupaten Bekasi di Mesjid Izzatul Islam, Grand Wisata, Tambun Selatan. (saban)

BEKASI – Sistem Zonasi juga diberlakukan untuk jamaah haji asal Provinsi Jawa Barat tahun 2019 di pemondokan Mekkah Al Mukaromah Arab Saudi.

“Jamaah haji asal Jawa Barat akan ditempatkan satu pemondokan dan tidak terpencar seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Shobirin, Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, saat pembukaan manasik massal tingkat Kabupaten Bekasi, di Mesjid Izzatul Muslim, Grand Wisata, Tambun Selatan, Sabtu (22/06/2019).

“Banyak keuntungan dengan sistem zonasi, karena semua jamaah haji berasal dari embarkasi yang sama,” jelaa Shobirin, sambil mengatakan, jika ada jamaah yang tersesat bisa langsung ditunjukan asal daerahnya.

Shobirin mengatakan, ada beberapa penginapan yang sudah disediakan pemerintah Indonesia bagi Calhaj selama  di tanah suci, yakni penginapan di daerah Misfalah, Azizah, Mahbas Jin, Syisyah dan lain-lain.

Namun, seluruh kloter jemaah haji asal Jawa Barat akan mendapat keistimewaan yaitu akan dipusatkan di wilayah Misfalah di Provinsi Mekkah. Meski demikian, disampaikan Shobirin, wewenang penentuan regulasi tempat penginapan CJH di itu akan diserahkan sepenuhnya kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Sementara itu Suparman, Ketua Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kabupaten Bekasi, menyambut baik rencana zonasi penginapan, “Ini akan memudahkan pembimbing jika ada permasalahan dengan jamaah,” kata Suparman.

Namun dia merasa keberatan jika nantinya ada zonasi keberangkatan per kecamatan, “Bagaimana mungkin ada satu kecamatan bisa mengisi satu kloter,” jelas Suparman, sambil menyebutkan zonasi perkecamatan ini sulit dilakukan karena tidak mungkin bisa merata antara kecamatan yang satu dan yang lainnya.

Sementara itu Sukardi, Kasie Haji pada Kemenag Kabupaten Bekasi mengatakan Calhaj asal Kabupaten Bekasi yang berjumlah 2.233 jamaah,  ada dalam delapan Kloter yakni Kloter  12, 30, 38, 42, 48, 51, 66, 70 ,”Lima kloter utuh atau penuh diisi jamaah Kabupaten Bekasi dan tiga kloter bergabung denganjamaah dari daerah lain,” ujar Sukardi.

Sedangkan Calhaj Kota Bekasi berjumlah 2.767 jamaah akan dibagi menjadi  12 Kloter, yakni ; Kloter 4, 21, 27, 46, 54, 59, 66, 74, 81, 91, 95, 96. Kloter utuh sebanyak enam dan enam lagi jamaahnya bergabung dengan daerah lain di Jawa Barat.  (saban/mb)

Pembukaan manasik haji tingkat Kabupaten Bekasi di Mesjid Izzatul Islam, Grand Wisata, Tambun Selatan. (saban)