Thursday, 14 November 2019

Kesebelasan Bandit, Pakai Narkoba Sebelum Merampok Pakai Senjata Api

Senin, 24 Juni 2019 — 15:09 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BOGOR – Kasus perampokan di Alfamart di Cileungsi Kabupaten Bogor, diungkap Polres Bogor. Sebanyak 11 bandit bersenjata api yang berbagi tugas saat beraksi ditangkap.

Kasus yang diungkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Bogor ini dirilis Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin. Perampokan itu terjadi pada Mei 2019.

“Kami selidiki kasus ini setelah adanya laporan ada kasus pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan terhadap minimarket Alfamart Cileungsi Kabupaten Bogor. Kemudian unit Resmob Polres Bogor melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata AKBP Dicky.

Menurut kapolres, petugas Sat Reskrim Polres Bogor pimpinan Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, menangkap 11 tersangka pada Selasa (18/6/2019). Aksi kawanan ini membuat pemilik toko nerugi Rp287 juta.

“Dalam aksinya, para pelaku tak segan melukai atau menghabisi nyawa korban saat merasa terancam,” katanya.

Petugas menyita dua senjata api serta beberapa butir peluru tajam, sejumlah uang sisa hasil kejahatan dan lima motor sebagai barang bukti. “Ternyata motor yang digunakan para pelaku saat di cek, ternyata motor bodong,” katanya.

Kawanan ini, smabung kapolres, selain merampok di minimarket, juga mencuri kendaraan bermotor, dan mengganjal ATM untuk memperdaya pemilik kartu ATM.

“Mereka juga penggunaan narkoba. Jadi sebelum beraksi, mereka pakai narkoba. Mereka sudah kecanduan,” tambah kapolres. “Saat beraksi, mereka berbagi tugas mulai dari memantau lingkungan sampai dengan masuk toko. Mereka juga membawa senjata api.” (yopi/yp)