Friday, 22 November 2019

Torres Pertimbangkan jadi Pelatih

Senin, 24 Juni 2019 — 5:51 WIB
Fernando Torres. (twitter @Torres)

Fernando Torres. (twitter @Torres)

JEPANG – Mantan striker Timnas Spanyol, Fernando Torres , mengaku tak mampu lagi mengikuti tuntutan fisik untuk bermain sepakbola di level yang tinggi. Dasar itu menjadikan dirinya dengan ‘berat hati’ mengumumkan pensiun.

Namun, usai mengumumkan pensiun, Minggu (23/6), di Tokyo Jepang, Torres tak menampik peluang dirinya menjadi pelatih di kemudian hari. Pemain yang pernah bermain di Atletico Madrid, Liverpool dan Chelsea ini, mengumumkan pensiun setelah menyelesaikan kontrak di klub Jepang Sagan Tosu dengan klub J-League itu tahun lalu.

“Jujur saya selalu ingin tampil di level yang seharusnya, tapi sekarang waktunya telah tiba. Saya harus mengakhiri karier ini dengan cara yang baik,” kata Torres seperti dilansir Daily Mail.

Torres mengumumkan pensiun pada Jumat (20/6) melalui akun Twitter-nya. “Setelah 18 tahun yang menyenangkan, saatnya saya pensiun sebagai pemain sepakbola,” sambungnya.

Sebelumnya Torres meninggalkan Atletico, klub yang membesarkannya, pada musim panas lalu untuk bermain di Jepang. Tetapi ia kesulitan kembali ke performa terbaiknya dan selalu berkutat dengan cedera. Ini menjadikan alasan dirinya untuk ‘gantung sepatu’.

PENASEHAT

Ditanya masa depan setelah pensiun, Torres mengatakan jika dirinya akan melanjutkan peran sebagai penasihat bagi Sagan, kemungkinan mencari pemain muda berbakat Spanyol untuk klub tersebut.

Selain itu Torres juga tidak menutup kemungkinan menjadi pelatih atau manajer di Eropa. “Saya ingin bersama keluarga, sebelum memikirkan langkah selanjutnya. Saya tidak tahu apakah itu akan menjadi pelatihan atau manajer,” ucapnya.

Torres juga tak menmapik jika dirinya akan kembali ke Atletico Madrid setelah mendapatkan lisensi kepelatihan. Ia akan menggelar pertandingan terakhirnya melawan mantan rekan setimnya dari Spanyol Andres Iniesta yang bermain untuk Vissel Kobe pada 23 Agustus mendatang. (prihandoko/st)