Monday, 09 December 2019

Jelang Putusan MK, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Cek Pengamanan KPU

Selasa, 25 Juni 2019 — 11:33 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy dan Pangdam Jaya Mayjen Eko Margono.(dok/yendhi)

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy dan Pangdam Jaya Mayjen Eko Margono.(dok/yendhi)

JAKARTA – Mendekati sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019, Kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, dijaga ketat aparat gabungan TNI-Polri.

Berdasarkan pantauan Selasa (25/6/2019) sejumlah aparat Kepolisian dari Brimob dan TNI tetap bersiaga. Ada yang di dalam gedung, ada pula yang du luar.

Terlihat pintu masuk dijaga ketat oleh petugas pengamanan dalam (Pamdal) KPU yang didampingi aparat TNI-Polri. Sapapun yang hendak masuk ke harus melalui pintu metal detector dan menjalani pemeriksaan barang bawaan.

Sementara untuk Jalan Imam Bonjol tepat depan pintu gerbang KPU RI dilakukan penutupan menggunakan pagar kawat berduri. Namun, lalu lintas masih berjalan normal. Beberapa tenda pengamanan pun dibuat di trotoar untuk personel TNI-Polri.

Sejumlah motor terlihat parkir memanjang di trotoar Jalan Imam Bonjol. Kendaraan taktis kepolisian juga ada di pinggir jalan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edy Pramono yang didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margono menyampaikan untuk pengamanan di KPU sebanyak delapan ribu personel gabungan TNI Polri disiapkan.

Hari ini Gatot dan Eko meninjau KPU untuk berkordinasi terkait persiapan pengamanan saat KPU membacakan penetapan hasil Pilpres 2019 sesuai putusan MK.

“Kalau personel nanti yang kita siapkan lebih kurang sebanyak delapan ribu orang itu di KPU pada saat nanti akan ada penetapan di KPU setelah putusan Mahkamah Konstitusi,” ucap Gatot.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/2019) yang dihadiri semua pihak dari pemohon, termohon dan terkait. Usai diputuskan maka fokus pengamanan di KPU yang akan melakukan penetapan hasil Pilpres sesuai putusan MK. (yendhi/yp)