Sunday, 15 December 2019

Panti Pijat dan Bar Dirazia, Tiga Pasangan Mesum Digerebek, 13 Cewek Diamankan

Selasa, 25 Juni 2019 — 17:24 WIB
Sejumlah pekerja panti pijat dan bar di Ruko Boulevard BSD,  Serpong yang terjaring Satpol PP Tangsel.  (anton)

Sejumlah pekerja panti pijat dan bar di Ruko Boulevard BSD, Serpong yang terjaring Satpol PP Tangsel. (anton)

TANGENRANG – Sebanyak 13 wanita penjaja seks terselubung di panti pijat dan bar di kawaaan rumah toko (Ruko) Boulevard Bumi Serpong Damai (NSD), Kelurahan Lengkong Karya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. terjaring petugas Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bahkan tiga wanita tertangkap basah tengah melayani pria hidung belang di kamar terpisah.

“Ada sekitar 13 wanita pekerja seks komersial yang berhasil diamankan, ” kata Penyidik Pegawai Negeri Sipil Satpol PP Kota Tangsel, Muksin, Selasa (25/6).

Razia yang dilakukan jajaran Satpol PP Kota Tangsel setelah sebelumnya kerap mendapatkan informasi serta laporan warga sekitar yang curiga dengan keberadaan panti pijat dan bar tersebut ramai dikunjungi kaum pria.

Melihat kondisi dan situasi tersebut warga melaporkan ke jajaran Satpol PP untuk melakukan pengecekan terhadap panti pijat yang sekaligus bar yang diduga tidak memiliki izin dari Dinas Pariwisata Tangsel. Ternyata dalam razia dadakan jajaran Satpol PP menjaring 13 wanita muda yang bekerja sebagai tukang pijat plus plus.

Jajaran Satpol PP Tangsel menyegel panti pijat dan bar CATS di kawasan Ruko Boulevard BSD Serpong diduga dijadikan tempat prostitusi terselubung.  (anton)

Oleh karena itu petugas menyegal panti pijat sekaligus bar itu sampai mengurus izinnya.

Tidak itu saja, imbuh Muksin, petugas juga menangkap basah tiga wanita yang tengah melayani lelaki hidung belang dalam keadaan tanpa busana di tiga kamar terpisah. “Tidak itu saja barang bukti alat kontrasepsi kondom juga ditemukan di setiap kamar pijat, ” tuturnya.

Ada indikasi tempat panti pijat ini dipakai untuk prostitusi terselubung, apalagi pekerja wanitanya kebanyakan masih remaja. “Jika nanti setelah dilakukan pendataan ternyata ada wanita yang bekerja dibawah umur tentunya akan dilimpahkan ke Polres Tangsel, ” ujarnya

Wanita itu dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata sedangkan pria hidung belang hanya dicatat dan ditegur agar tidak mengulang lagi perbuatannya. (anton/b)