Friday, 22 November 2019

Pemain Indonesia Diminta Main Habis-habisan

Kamis, 27 Juni 2019 — 6:01 WIB
Jonatan Christie. (instagram badminton.ina)

Jonatan Christie. (instagram badminton.ina)

 

 

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Wiranto meminta Jonatan Christie (Jojo)  dkk tampil habis-habisan menyabet juara di turnamen Indonesia Terbuka  2019 untuk mengharumkan Ibu Pertiwi, 16 hingga 21 Juli 2019,  di Istora Senayan, Jakarta.

“Persaingan semakin ketat,  saya tetap optimias atlet-atlet Indonesia mampu berlaga secara maksimal dan meraih prestasi yang setinggi-tingginya dalam turnamen Indonesia Terbuka 2019 ini,” kata Wiranto dalam konferensi pers ,  di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/6).

Menurut Wiranto, turnamen Indonesia Terbuka  2019 merupakan bagian penting bagi perjalanan atlet-atlet Indonesia menuju Olimpiade 2020 yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang. Turnamen ini masuk penghitungan poin untuk lolos ke sana.

“Turnamen ini jadi sebuah tantangan, uji coba dan menentukan untuk Olimpiade 2020. Di event ini bisa kelihatan, pemain mana yang akan diperhitungkan. Mari kita doakan agar atlet-atlet Indonesia bisa berprestasi dan layak ke Olimpiade 2020,” kata Wiranto.

Wiranto yakin turnamen akan  berjalan dengan baik. Dia pun meminta agar masyarakat beramai-ramai memberikan dukungan kepada para atlet, sehingga bisa berprestasi sekaligus mengharumkan nama Indonesia.

 

KANS TUNGGAL PUTRA

Sementara Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti optimis sektor tunggal putra punya kans menyabet gelar juara di turnamen  level Super 1000 berhadiah total uang  Rp 17,6 miliar ini.

Ini bercernmin dengan melihat perkembangan permainan  Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting .”Melihat progres tunggal putra memang bagus, walaupun  masih belum tinggi tapi paling tidak ada peningkatan dari kepercayaan diri. Saya rasa tunggal putra punya peluang merebut gelar, dan di sini jadi ajang pembuktian bagi mereka,” terang Susy  .

Sesuai undian (drawing-erd)  yang dirilis situs Federasi Badminton Dunia (BWF), Jonatan dan Ginting berada di pool atas, sedangkan Tommy Sugiarto menempati pool bawah.

Di babak pertama Ginting bertemu dengan Lu Guangzu (China), dan jika lolos hingga perempat final kemungkinan besar akan terjadi  duel lawan unggulan utama  Kento Momota (Jepang.) Sedangkan Jonatan jumpa  Rasmus Gemke (Denmark) dan diperkirakan akan bertemu dengan Chou Tien Chen (Taiwan) , jika langkahnya mulus hingga perdelapan besar.

Sementara itu  Tommy Sugiarto sudah harus berhadapan lawan  unggulan di laga pertama yaitu Chen Long (China). Jika berhasil membuat kejutan dan lolos ,ia berpeluang besar akan berjumpa Shi Yuqi (China) di perempat final.(prihandoko/bu)