Friday, 15 November 2019

Presiden Jokowi dan PM India Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Kemaritiman

Sabtu, 29 Juni 2019 — 15:00 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu Perdana Menteri India, Narendra Modi di tengah acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di INTEX,  Osaka, Jepang

Presiden Jokowi saat bertemu Perdana Menteri India, Narendra Modi di tengah acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di INTEX, Osaka, Jepang

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi di tengah acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di INTEX, Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019).

Jokowi dan Modi sepakat untuk terus meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Pada pembicaraan keduanya, menyangkut kerjasama ekonomi dan kemaritiman.

Di awal pertemuan, Jokowi mengucapkan apresiasinya atas dukungan India terhadap “ASEAN Outlook on Indo-Pacific” yang baru saja diadopsi oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 ASEAN di Thailand pada 22 Juni 2019 lalu.

“Indo-Pasifik merupakan konsep kerjasama negara-negara sepanjang Samudra Hindia dan Pasifik dalam hal peningkatan kerja sama dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan penghormatan terhadap hukum internasional,” ucap Jokowi.

Masih di bidang ekonomi, Jokowi mengajak kedua negara untuk terus mendorong pencapaian target perdagangan sebesar 50 miliar dolar AS di tahun 2025. Oleh karena itu, Kepala Negara menyampaikan pentingnya kedua negara untuk menghilangkan hambatan, baik tarif maupun nontarif.

Dalam kaitan ini, Presiden Jokowi secara khusus meminta PM Modi menaruh perhatian terhadap penerapan tarif impor baru terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia pada awal Januari 2019.

Sementara itu, dalam bidang maritim, Jokowi memandang perlunya untuk memperluas interaksi bisnis dalam kerja sama maritim kedua negara. Hal ini dapat dimulai dari peningkatan interaksi antara pengusaha Aceh dan Andaman-Nicobar. Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak India untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur konektivitas di Sabang.

Dalam kaitan ini, PM Modi menyambut baik kerjasama perdagangan dan investasi yang sudah mulai berlangsung antara Andaman-Nicobar dengan Aceh. Menurut PM Modi, kerjasama ini adalah kerjasama praktis yg menguntungkan kedua pihak.

Dalam pertemuan bilateral dengan India itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Staf Khusus Presiden Adita Irawan, dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. (johara/ys)