Friday, 18 October 2019

Polisi Selidiki Kasus Fairuz A Rafiq

Selasa, 2 Juli 2019 — 16:05 WIB
Kabid Humas Poda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya. (firda)

Kabid Humas Poda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya. (firda)

JAKARTA – Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki laporan yang dilayangkan oleh artis Fairuz A. Rafiq, Senin (1/7/2019). Dalam laporannya, Fairuz melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, dan dua orang lainnya, atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial dengan menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin.

“Ya memang benar kemarin kita sudah mendapatkan laporan. Tentunya kita melakukan penyelidikan (atas laporan itu),” ujar Kabid Humas Poda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (2/7/2019).

Ia mengatakan, dalam penyelidikan ini penyidik akan memanggil Fairuz sebagai pelapor untuk melakukan klarifikasi terhadap laporannya tersebut. Dalam agenda klarifikasi itu, pelapor diperbolehkan membawa barang bukti yang dapat menguatkan laporannya.

“Dalam penyelidikan kita akan melakukan konfirmasi atau klarifikasi kepada pelapor. Pelapor kita klarifikasi ada kejadian apa, bagaimana kejadiannya ada barang buktinya,” ungkap Argo.

Selanjutnya, polisi akan melakukan analisa dan menentukan apakah laporan tersebut memenuhi unsur pidana atau tidak. Jika laporan tersebut memenuhi unsur pidana, maka polisi akan memanggil terlapor untuk melakukan klarifikasi. Sejumlah saksi nantinya juga akan turut diperiksa.

“Misalnya nanti ada di media sosial yang muncul ada ujaran di sana yang tidak sesuai dengan fakta, ya tentunya akan kita kenakan undang-undang ITE. Nanti kita lihat keterangan saksi, pelapor, barbuknya,” sambungnya.

Namun ditanyai perihal agenda pemanggilan terhadap Fairuz, Argo mengaku belum mendapat informasi tersebut dari penyidik.

“Belum ada ya (agendanya). Tunggu informasi dari penyidik,” seru Argo.

Diketahui, Fairuz dan tim kuasa hukumnya melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya perihal pernyataan Galih di akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Dalam konten youtube tersebut, Galih menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin.

Adapun laporan itu tertuang dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (Firda/yp)

Terbaru

Penutupan jalan di sekitar gedung DPR, Jakarta Pusat.
Jumat, 18/10/2019 — 11:28 WIB
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI
Selama 4 hari, Polisi Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR
Kombes Suyudi Ario Seto pantau Kamtibmas di jalanan bersama Team Morres. (ist)
Jumat, 18/10/2019 — 10:39 WIB
Atasi Aksi Anarkis Massa
Jelang Pelantikan Presiden, Polda Metro Jaya Terjunkan Team Morres