Friday, 06 December 2019

Dijambret dari Nenek Gendong Cucu, Kalung Rampasan Dijual Rp1,9 Juta

Kamis, 4 Juli 2019 — 18:56 WIB
Tersangka saat digiring anggota Satreskrim Polres Jakarta Barat

Tersangka saat digiring anggota Satreskrim Polres Jakarta Barat

JAKARTA – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melumpuhkan tersangka perampas kalung emas perempuan yang menggendong bayi. Tersangka TL (39) ditembak kakinya lantaran melawan saat disergap di Tangerang Selatan, Kamis (4/7/2019).

Selain itu, polisi juga mengamankan tiga tersangka penadah yaitu, DL (35), MN (23) dan EN (42). Sementara kalung emas milik korban dijual seharga Rp1,9 juta kepada DL di Pasar Jaya Ciputat. Kemudian DL menjual kembali ke tersangka MN seharga Rp2 juta.

“Kemudian emas yang dibeli MN dilebur menjadi lempengan emas batangan. Selanjutnya emas batangan itu diserahkan ke tersangka EN untuk dibentuk kembali menjadi berbagai macam perhiasan untuk dijual lagi,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu.

Menurutnya, tersangka TL merupakan mantan security dan hingga kini belum memiliki pekerjaan tetap. Tersangka berkilah melakukan pencurian lantaran butuh biaya hidup. “Tersangka beraksi tunggal, dan sudah 10 kali beraksi. Kami masih kembangkan aksi tersangka di wilayah lain,” ucap AKBP Edi.

AKBP Edi menjelaskan, tersangka sudah berniat ingin melakukan kejahatan dengan sengaja menutup plat nomor sepeda motornya. “Dia sudah rencanakan melakukan pencurian menutupi nomor polisi sepda motornya agar tidak ketahuan,” tukasnya.

Selain itu, kata AKBP Edi keempat tersangka positif memakai narkoba. Dari hasil tes urine positif mengandung shabu. “Para tersangka ini urinenya juga positif shabu,” tukasnya.

Sementara itu, kondisi korban Tjhay Mou m(54) mengalami luka lebam di kepala. Sementara cucunya, bayi 8 bulan, kondisinya sehat.

(Baca: Polisi Ringkus Penjambret Wanita Sedang Gendong Bayi)

Petugas berhasil meringkus tersangka dari hasil rekaman kamera CCTV yang sempat viral, pada Rabu (3/7/2019) pagi. Dari hasil penyelidikan dan ciri-ciri tersangka kemudian polisi mendapatkan keberadaan tersangka.

“Ketika kami tangkap tersangka sempat melakukan perlawanan menyerang petugas. Tembakan peringatan, tidak dihiraukannya sehingga dilakukan tindakan tegas terukur di kakinya,” pungkasnya. (ilham/yp)