Tuesday, 22 October 2019

Farhat Abbas Bantah Kliennya Turut Terlibat dalam Kasus ‘Ikan Asin’

Jumat, 5 Juli 2019 — 17:11 WIB
Farhat Abbas

Farhat Abbas

JAKARTA – Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Farhat Abbas, membantah kalau kliennya terlibat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Menurutnya, kedua kliennya itu hanya menyediakan ruang bagi Galih untuk menyampaikan pendapatnya.

Ia justru berpendapat kalau semestinya Galih dapat menjaga ucapannya sehingga tidak menimbulkan kontroversi seperti ini.

“Mereka (Rey Utami dan Pablo Benua) adalah youtuber. Harusnya si Galih yang hati-hati untuk berbicara, jangan dilaporkan si Pablo dan Rey,” ujar Farhat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

Ia pun menilai kalau pihak Fairuz A. Rafiq cenderung menggiring opini negatif, baik terhadap Rey dan Pablo, maupun terhadap Galih Ginanjar.

“Mereka (pihak Fairuz) mencoba menghasut dan membuat rasa permusuhan itu, mengajak-ajak wanita Indonesia dan rakyat Indonesia tuk membenci para terlapor ini saat ini,” sambungnya.

(Baca: Sedang di Luar Kota, Rey Utami – Pablo Benua Minta Pemeriksaan Diundur)

Meski begitu, ia memastikan kedua kliennya akan memenuhi panggilan penyidik dan akan mengikuti proses hukum yang berlaku. “(Rey dan Pablo) akan hadir. Ini kan baru pemeriksaan sebagai saksi, kita akan memberikan keterangan,” seru Farhat.

Diketahui, hari ini penyidik mengagendakan klarifikasi terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua. Galih Ginanjar telah berada di Ditreskrimsus sejak pukul 10.50 WIB dan didampingi oleh empat kuasa hukumnya. Sedangkan Pablo dan Rey Utami meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang pada Rabu (10/7/2019).

Pemeriksaan ini merupakan buntut dari laporan Fairuz A. Rafiq dan tim kuasa hukumnya pada Senin (1/7/2019). Di mana dalam laporan tersebut, Fariuz melaporkan Galih Ginanjar, serta pemilik akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik melalui sosial media.

Laporan tersebut pun telah teregister dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE.

Sebelumnya Fairuz menggandeng pengacara Hotman Paris Hutapea melaporkan Galih. Ia tak terima dan merasa terhina atas ucapan Galih yang menyebut daerah privatnya dengan bau ikan asin dalam video yang diunggah akun Rey Utami dan Pablo Benua di YouTube.  (Firda/win)