Wednesday, 13 November 2019

Ditinggal Istri 4 Minggu, Suami Sudah Mbanyaki

Minggu, 7 Juli 2019 — 6:04 WIB
NID 07-07

Makanya, jadi lelaki jangan kelewat rakus. Hanya ditinggal istri beberapa minggu Martius, 32, sudah mbanyaki, cari WIL untuk pelampiasan. Tentu saja istri tak terima, sehingga saat suami ditahan gara-gara kasus pelecehan seksual, Rita, 24, malah mengajak cerai sekalian. Apa nggak ngenes ini namanya?

Lagi-lagi terbukti bahwa stabilitas ekonomi juga bisa menjaga stabilitas rumahtangga. Gara-gara kerapuhan ekonomi, banyak pasangan suami istri yang tak bisa bersama-sama sepanjang hari. Ada yang 6 bulan baru ketemu, ada pula yang sampai tahunan baru bisa “serangan umum” lagi. Masalah-masalah seperti ini, jika tak dilandasi iman yang kuat dan hanya memanjakan “si imin” bisa kacaulah itu rumahtangga.Martius adalah gambaran lelaki yang tak bisa terlalu lama jauh dari perempuan. Baginya, perempuan itu laksana platina yang harus selalu berdekatan dengan kondensor.

Maka ketika istrinya pergi ke Tanjung Balai untuk cari kerja, Martius mbanyaki lantaran tak ada lagi yang bisa “dikerjai”. Dasar dia lelaki yang imannya setebal selotip, langsung saja cari WIL sebagai medan pelampiasan tanggap darurat syahwat.

Lelaki warga Kabupaten Pematang Siantar ini memang bukan keluarga kaya. Penghasilan yang diperoleh Martius tak seimbang dengan kebutuhan sehari-hari. Defisit anggaran selalu terjadi setiap minggu, sehingga Rita sebagai istri pusing bagaimana cara mengaturnya agar cukup. Untuk minta Anggaran Perubahan jelas takkan dilayani, karena Martius memang tak punya cadangan devisa.

Sebagai istri yang paham akan kemampuan suami, Rita mencoba bantu-bantu mencari kerja ke Tanjung Balai. Atas izin dan restu suami, berangkatlah ibu muda itu ke kota harapan. Tapi sayangnya, sejak pergi sebulan lalu, Rita belum juga kembali ke rumah. Lewat HP hanya mengabarkan bahwa masih menunggu peluang, dan suami diminta bersabar.

Ternyata, sepeninggal istri Martius menjadi sangat kesepian, sebab malam hari tak punya lagi aktivitas yang signifikan. Tak tahan kedinginan setiap malam, dia mencoba cari solusi. Ndilalahnya kok ada telepon nyasar dari cewek, yang suaranya sangat merdu mendayu-dayu. Langsung saja Martius ingin mengenal lebih jauh perempuan yang ngaku bernama Dahlia tersebut. Sejak itu mereka jadi akrab lewat telepon selular.

Tak puas hanya bertegur sapa lewat udara, Martius ingin berkenalan langsung.  Mereka pun berjanjian ketemu, dan ini berlangsung di Pematang Bandar. Busyet, ternyata indah suaranya, indah pula orangnya. Dahlia yang baru berusia 18 tahun itu pelajar SMA.

Kontan ukuran celana Martius berubah. Maklum sebulan sudah dia puasa wanita. Diajak jalan-jalan ternyata Dahlia mau, sehingga dengan pedenya Martius  membawanya ke areal perkebunan di Bandar Huluan. Di  sinilah Dahlia dirayu-rayu sehingga akhirnya bertekuk lutut pada  Martius. Di tempat inilah lelaki kesepian ini berhasil menggauli Dahlia sampai 3 kali.

Celakanya, aksi mesum Martius ini cepat diketahui oleh orangtua Dahlia, sehingga  dilaporkannya ke polisi. Martius jadi tahanan Polsek Perdagangan. Keluarga sangat merahasiakan agar Rita tak mengetahuinya.

Tapi namanya istri, lama-lama ada pula yang memberi info. Ibu muda ini sangat tidak terima atas kelakuan suami, sehingga saat bezuk ke Polsek malah minta cerai sekalian. Bagaimana reaksi Martius? “Aku tanpa istri tercinta, mendingan mati gantung diri sajalah?” ujarnya putus asa.

Gantung diri di pohon bayem? (Gunarso TS)

Terbaru

Petugas jaga dilengkapi metal detector memeriksa tas bawaan pengunjung. (dadan)
Rabu, 13/11/2019 — 20:07 WIB
Efek Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
Polres Purwakarta Dijaga Ketat, Pengendara Ojol Dilarang Masuk