Tuesday, 10 December 2019

Sampah 3 Truk Diangkut Petugas dari Kali Tegal Amba

Senin, 8 Juli 2019 — 3:07 WIB
Petugas UPK Badan Air, saat tengah membersihkan sampah di kali Tegal Amba. (Ifand)

Petugas UPK Badan Air, saat tengah membersihkan sampah di kali Tegal Amba. (Ifand)

JAKARTA – Sebanyak 59 personel Satgas Unit Pelaksana Kerja (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI, dikerahkan untuk membersihkan sampah di Kali Tegal Amba, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pembersihan yang dilakukan setelah sebelumnya warga mengeluhkan aliran air dipenuhi sampah.

Kasatlak UPK Badan Air Jakarta Timur, Leo Tantino mengatakan, pihaknya langsung bergerak untuk membersihkan sampah yang ada disepanjang aliran kali Tegal Amba. Dimana kali sepanjang dua kilometer itu dibersihkan dengan menggunakan cangkul, cangkrang dan karung. “Sebelumnya ada 500 petugas yang terjun, namun saat ini tersisa 59 orang untuk finishing,” katanya, Minggu (7/7/2019).

Setelah dimasukan ke karung, kata Leo, sampah yang diangkut dari aliran kali itu dikumpulkan ke truk. Hasilnya, tiga truk sampah yang sebagian besar plastik dan limbah rumah tangga dijaring petugas. “Yang paling sampah plastik, dan botol air mineral. Dugaan kami karena selama ini warga membuang sampah di aliran kali,” ujarnya.

Setelah dibersihkan, tambah Leo, pihaknya berharap warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan tidak menjadikan kali sebagai tempat pembuangan sampah sehingga masalah ini tak kembali muncul. “Kami berharap, warga sekitar kali juga bisa menjaga kebersihan kali,” jelasnya.

Sebelumnya warga RW 01 Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur mengeluhkan sampah yang menumpuk di Kali Tegal Amba. Pasalnya, hampir di semua permukaan air, dipenuhi sampah yang tak pernah diangkat.

Meski selama ini Dinas Lingkungan Hidup mengaku memiliki pasukan yang bertugas untuk mengakut sampah dari aliran air, hal itu tak terlihat di sepanjang aliran kali Tegal Amba. Pasalnya, kali yang melintas di tiga kelurahan seperti Pondok Bambu, Duren Sawit dan Klender, semuanya penuh sampah.

Rika, 37, warga RW 1 Kelurahan Pondok Bambu mengatakan, sudah lebih dari dua bulan sampah di kali tidak dibersihkan. Akibatnya, kondisi sampah menumpuk dan hampir menutupi seluruh permukaan air. “Biasanya seminggu sekali dibersihkan sama pasukan oren pakai karung. Ada juga dari UPK Badan Air pakai excavator amfibi. Tapi ini udah dua bulan lebih enggak dibersihkan,” katanya kemarin. (ifand/yp)