Monday, 21 October 2019

Ternyata, 2 Penumpang Perampok Sopir Taksi Online Pesan Tak Pakai Aplikasi

Senin, 8 Juli 2019 — 19:21 WIB
anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kali Baru Aiptu Sururi melakukan pengecekan korban Bintoro di kediamannya dengan penuh luka. (angga)

anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kali Baru Aiptu Sururi melakukan pengecekan korban Bintoro di kediamannya dengan penuh luka. (angga)

DEPOK – Sopir taksi online ini telah keluar dari rumah sakit. Namun ia belum bisa melupakan perampokan yang dialaminya yang dilakukan dua penumpangnya di Cileungsi, Depok. Ia masih ingat jelas peristiwa berdarah itu, bahkan selalu terbayang wajah pelakunya.

Disambangi di rumahnya di Cilodong, Depok, Bintoro mengatakan pada Kamis (4/7/2019) dini hari ia tengah istirahat di dalam mobionya di kawasan ruko di Bulak Kapal, Bekasi. Tiba-tiba dua pria mengetuk kaca jendela depan kanan mobilnya.

(Baca: Dirampok 2 Penumpang, Sopir Taksi Online Tidur Mengigau sambil Menendang-nendang)

“Mereka tidak menggunakan aplikasi,” ungkapnya. “Saya mau saja karena saat itu tujuan mereka searah dengan rumah saya. Jadi ya seklian angkut.”

Perampokan terjadi sebelum sampai tujun. Penumpang yang duduk di belakang menempelkan senjata tajam ke lehernya. Bintoro melawan hinga tangan dan lehernya luka kena sayatan senjata tajam.

Ia kemudian diikat tangan dan kakinya dengan lakban. Tubuhnya yang berdarah-darah dilempat di daerah Cinyosok, Pasir Angin, Cileungsi. Mobilnya dibawa kabur. Polisi masih mengusut kasus ini. (angga/yp)

Terbaru

istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Machfud MD dan Nabil Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara
Botol miras yang disita petugas.(angga)
Senin, 21/10/2019 — 10:09 WIB
Disembunyikan di Kebun
Di Acara Hiburan Musik, Petugas Gabungan Sita Puluhan Botol Miras