Wednesday, 13 November 2019

Kencing Saja Belum Lempeng ABG Berani Cabuli Bocah SD

Selasa, 9 Juli 2019 — 6:59 WIB
NID 08-7

DUNIA semakin tua! Sadim, 16, kencing saja belum lempeng, berani menikahi gadis seusianya. Itu belum juga puas. Melihat bocah SD bertampang cantik, Yuni pun dicabulinya. Karena masih di bawah umur, Sadim yang sadis ini ditahan di Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) Sampit (Kalsel).

Setelah internet bisa masuk kantong lewat HP android, anak-anak muda di bawah umur menjadi dewasa lebih cepat. Kebanyakan nonton video porno di internet, dia ingin menirukan adegan itu bersama teman. Penyelesaianya paling-paling dinikahkan secara siri, sebab nikah resmi belum memenuhi syarat. Yang penting tak lagi terjadi praktek perzinaan.

Sadim dari Sampit, salah satu ABG yang nikah terlalu muda. Kencing saja belum lempeng, sudah berani menikahi anak orang. Itu terjadi 6 bulan lalu, akibat kecelakaan. Sadim bersama teman wanitanya dipergoki warga berbuat mesum. Mau dinikahkan di KUA belum memenuhi syarat, sehingga keduanya lalu dikawinkan siri, disaksikan ustadz setempat.

Sadim mengaku berani coba-coba dengan alasan ingin mempraktekkan pada apa yang dilihat di jagad maya. Kata dia, ilmu tanpa teori membebi buta, sedangkan ilmu yang ilmu tanpa dipraktekkan juga omong kosong. Maka agar ilmu seksologi itu hanya berada di ruang hampa, mencobalah Sadim berhubungan intim dengan temannya. Tapi hasilnya malah digerebek warga, padahal suwerrrrr…..itu baru kali pertama dilakukan.

Namanya juga karena kawin kecelakaan, jadi cepat bosan. Ibarat gereh (ikan asin), dulu makannya nyolong-nyolong. Setelah sah jadi miliknya malah jarang disentuh. Tambah-tambah Sadim memang belum bekerja, sehingga urusan perut dan di bawah perut masih atas jaminan orangtuanya.

Tapi ironisnya, pada istri sendiri sudah bosan, pada gadis lain setromnya masih kenceng juga, ibarat kata, rumput di rumah tetangga tampak jauh lebih hijau. Dan itu terjadi atas Sadim beberapa hari lalu. Saat main ke rumah paman kok melihat anak SD kelihatan cantik, langsung dipanggil masuk ke rumah. Kebetulan rumah paman kosong, langsung saja bodah peserta didik SD rombel (rombongan belajar) kelas VI itu langsung disikat gusrak gusrakkkk…….

Si anak SD kemudian mengadu ke orangtuanya, dan urusan sampai polisi. Polisi pun terkaget-kaget, anak ABG sekarang kok pinter dan kreatif banget ya. Karena keduanya masih di bawah umur, terpaksa Sadim dititipkan di Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) Sampit (Kalsel).

Bagaimana nggak pinter, wong naluri. (Gunarso TS)