Thursday, 17 October 2019

Dari KPU dan Gubernur

Ahli Waris ‘Pejuang Demokrasi’ yang Gugur Terima Santunan Rp 36 Juta

Kamis, 11 Juli 2019 — 21:19 WIB
KPU Kota Sukabumi saat memberikan santunan kepada ahli waris pejuang demokrasi yang gugur pada Pemilu lalu

KPU Kota Sukabumi saat memberikan santunan kepada ahli waris pejuang demokrasi yang gugur pada Pemilu lalu

SUKABUMI – Dua ahli waris ‘pejuang demokrasi’ yang gugur saat melaksanakan proses Pemilu di Kota Sukabumi menerima santunan dari KPU RI dan Gubernur Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

Penyerahan santunan itu langsung diberikan oleh Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami. Pertama kepada Tati Setiawati, ahli waris Ketua KPPS TPS 15 Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum Tedi Supriadi. Ahli waris menerima santunan berasal dari KPU RI sebesar Rp36 juta.

Kedua kepada Reni Anggraeni, ahli waris petugas KPPS TPS 10 Kelurahan/Kecamatan Warudoyong Tatang Supandi. Santunan yang diterima sebesar Rp50 juta berasal dari Gubernur Jabar.

Menurut Sri, besaran nominal santunan berbeda karena berasal dari KPU RI dan Gubernur Jabar. Itupun pemberian santunannya tidak serentak. “Hal itu berkaitan proses administratif yang ditempuh sebelumnya. Makanya ada yang cair dari KPU RI dulu, tapi belum dari gubernurnya. Begitupun sebaliknya,” terangnya.

Disebutkannya, KPU Kota Sukabumi saat ini tengah memperjuangkan agar mendapatkan santunan yakni petugas Pamsung yang juga gugur bernama Andi Suryandi.

“Pemberian santunan tersebut sebagai bukti perhatian KPU RI terhadap petugas KPPS, terutama yang meninggal dunia,” ujarnya. (sule/win)