Wednesday, 20 November 2019

Ini Alasan Galih Ginanjar Berada di Hotel Saat akan Ditangkap

Kamis, 11 Juli 2019 — 17:09 WIB
Galih Ginanjar tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik. (firda)

Galih Ginanjar tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik. (firda)

JAKARTA – Artis Galih Ginanjar ditangkap polisi ketika berada di sebuah Hotel di kawasan Jakarta Selatan. Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas penetapan tersangka terhadap suami dari Barbie Kumalasari itu.

“Iya memang kita lakukan penangkapan di rumahnya nihil, tidak ada kita cari, ternyata yang bersangkutan menginap di sebuah hotel di Jakarta Selatan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Setelah polisi mendatangi hotel tempat Galih bermalam, didapati informasi kalau mantan suami Fairuz A. Rafiq ini sedang keluar hotel untuk mencari makan. Namun tsetelah  diperiksa, ternyata Glih berada di dalam hotel tersebut.

“Setelah kita lakukan penangkapan di sana yang bersangkutan diberitahu kalau yang bersangkutan sedang ke luar cari makan. Ternyata setelah kita cek di dalam, (Galih) ada di dalam. Dari jam 2 pagi. Kita cek jam 4 pagi kita cek, kok makannya lama sekali. Kita cek di kamarnya, ada dua kamar, ternyata dia ada dalam hotel,” sambungnya.

Bermalamnya Galih di Hotel bukan maksud untuk melarikan diri, melainkan untuk menghindari kejaran awak media yang mencarinya pasca penetapan dirinya sebagai tersangka. Di mana Galih telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik di media sosial. “Alasannya karena banyak media yang nyari dia,” kata Argo.

Sebelumnya, Dir Reskrimsus Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, pihaknya akan kembali memanggil Galih untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun ia mengaku belum mengetahui kapan pemeriksaan itu akan dilakukan.

“Saya belum tau kapan penyidik akan memanggil (Galih) atau menangkap,” ujar Iwan ketika dikonfirmasi secara terpisah.

Penetapan tersangka terhadap Galih Ginanjar merupakan buntut dari laporan Fairuz terkait kasus ‘bau ikan asin’. Tak hanya Galih, polisi juga menetapkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Diketahui, Fairuz dan tim kuasa hukumnya melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya perihal pernyataan Galih di akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua, pada Senin (1/7/2019). Dalam konten youtube tersebut, Galih menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin.

Adapun laporan itu tertuang dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (Firda