Wednesday, 13 November 2019

Galih Ginanjar Tolak Tandatangani Surat Penahanan

Jumat, 12 Juli 2019 — 12:43 WIB
Galih Ginanjar mengenakan baju tahanan di Polda Metro Jaya. (firda)

Galih Ginanjar mengenakan baju tahanan di Polda Metro Jaya. (firda)

JAKARTA – Mantan suami Fairuz A. Rafiq, Galih Ginanjar, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Polisi pun telah resmi menahan Galih hingga 20 hari kedepan.

Kini Galih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Bukan hanya Galih, Rey Utami dan Pablo Benua juga sudah ditahan pihak kepolisian.

“Ada satu tersangka, yakni tersangka Galih Ginanjar yang tidak mau menandatangani surat perintah penahanan. Kita sudah buatkan berita acara penolakan penandatanganan perintah penahanan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Meski begitu, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya tetap memutuskan untuk tetap menahan suami Barbie Kumalasari. “Tetap kita lakukan penahanan terhadap Galih. Tidak akan menghilangkan penahanannya,” jelasnya.

Penetapan tersangka terhadap Galih Ginanjar merupakan buntut dari laporan Fairuz terkait kasus ‘bau ikan asin’. Tak hanya Galih, polisi juga menetapkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka atas kasus tersebut. Polisi pun telah resmi menahan ketiganya untuk 20 hari kedepan.

Diketahui, Fairuz dan tim kuasa hukumnya melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya perihal pernyataan Galih di akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua, pada Senin (1/7/2019). Dalam konten youtube tersebut, Galih menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin. (firda/mb)