Saturday, 16 November 2019

Pemutakhiran BDT, Ratusan Petugas Pendata dan Pendamping Sosial Dilepas

Minggu, 14 Juli 2019 — 9:18 WIB
Walikota foto bersama dengan petugas Pendata dan Pendamping Sosial. (wandi)

Walikota foto bersama dengan petugas Pendata dan Pendamping Sosial. (wandi)

JAKARTA –  Sebanyak 412 petugas Pendata dan Pendamping Sosial dilepas.  Para petugas ini disebar  dalam rangka pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2019 di wilayah Jakarta Selatan.

Pelepasan ini dilakukan oleh Walikota Jakarta Selatan,  Marullah Matali, ratusan petugas tersebut akan melakukan pendataan terhadap 95.338 rumah tangga di seluruh wilayah di Jakarta Selatan.

Petugas pendata dan pendamping BDT ini dilakukan agar terciptanya pelayanan kesejahteraan sosial yang maksimal dan tepat sasaran.

“Sehingga mendapat data yang valid dan akuntabel, di mana data BDT ini adalah sumber data dalam penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu,” kata Marullah  Matali

petugas

Walikota juga berpesan kepada para petugas agar dapat melaksanakan kegiatan ini sebaik dan seobjektif mungkin dalam melakukan verifikasi dan validasi agar tepat sasaran. Diharapkan dengan cara ini  pelaksanaan program kerja ini dapat berjalan lancar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, RW dan RT dalam mensukseskan pemutakhiran data BDT ini,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Irmansyah menambahkan, di Jakarta Selatan kegiatan pemutakhiran data BDT ini akan dilaksanakan pada 12 Juli hingga 12 Agustus 2019 dengan menggunakan aplikasi SIKS-NG berbasis android.

“Saya berharap dengan dilakukannya pemuktahiran data BDT ini akan tersaji data yang akurat dan akuntabel. Data ini kan memang sangat dibutuhkan agar bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI itu betul-betul tetap sasaran. Jadi siapa yang berhak dia yang mendapatkan,” terang Irmansyah. (wandi/tri)