Friday, 18 October 2019

Bacakan Surat Jokowi, Rapat Paripurna DPR Hanya Dihadiri 85 Anggota

Selasa, 16 Juli 2019 — 21:51 WIB
rapat paripurna.(dok)

rapat paripurna.(dok)

JAKARTA – Rapat Paripurna ke-22   DPR RI dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, diwarnai dengan  banyaknya  bangku kosong yang tidak ditempati anggota Dewan. Hanya 85 anggota yang hadir, padahal saat itu ada agenda pembacaan surat Presiden Jokowi.

Agus Hermanto mengatakan dari total 560 anggota DPR yang ada, rapat paripurna hari ini dihadiri 85 anggota dan 220 anggota lainnya izin. Sementara sisanya sebanyak 255 tidak diketahui keberadaannya. “85 hadir dan 220 izin, ya,” kata Agus saat membuka sidang.

Dalam paripurna kali ini, Agus hanya didampingi Wakil Ketua DPR Utut Adiyanto untuk membacakan Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi Fraksi Atas Rancangan Undang-Undang Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) Tahun Anggaran 2018

Selain itu, ada juga agenda laporan Komisi I DPR RI terhadap Uji Kepatutan dan Kelayakan terhadap Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2019-2022.

Kemudian rapat juga mengagendakan pendapat Fraksi-Fraksi atas Rancangan Undang-Undang Usul Badan Legislasi DPR RI tentang Penanggulangan Bencana Dilanjutkan dengan Pengambilan Keputusan Menjadi Rancangan Undang-Undang Usul DPR RI.

Agenda lain laporan BKAKN DPR RI tentang Telaahan terhadap Hasil Pemeriksaan BPK RI Terkait dengan Dana Desa dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2014-2018.

Dan yung tak kalah penting adalah  rapat paripurna pagi ini juga akan dibacakan surat permintaan pertimbangan amnesti Baiq Nuril yang dikirim oleh Presiden Jokowi. Surat itu diterima DPR kemarin. Namun, yang hadir hingga sing tak juga bertambah. Bahkan yang 255 anggota Dewan lainnya tidak diketahui keberadaannya.  (rizal/win)