Friday, 13 December 2019

Manjakan Pejalan Kaki, Trotoar Jalan Gunawarman diperbaiki

Rabu, 17 Juli 2019 — 17:40 WIB
Walikota bersama Kasudin Bina Marga saat memantau trotoar.  (wandi)

Walikota bersama Kasudin Bina Marga saat memantau trotoar. (wandi)

JAKARTA –  Pembangunan trotoar disepanjang Jalan Gunawarman, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi perhatian.  Ini tak lepas salah satu upaya Pemkot Jakarta Selatan memanjakan para pejalan kaki.

Bahkan secara khusus Walikota A Jakarta Selatan Marullah Matali, melakukan monitoring pekerjaan trotoar tersebut, Rabu (17/7/2019).

Menurutnya, pekerjaan trotoar ini dibangun oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan untuk memenuhi hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas.

“Disini akan ditata pendestrian yang lebih nyaman. Pekerjaan sudah mulai kemudian juga ada beberapa catatan-catatan tertentu yang perhatikan akses disabilitas penyandang cacat. Perhatikan juga kalau sudah kota besar kabel-kabel utilitas sudah ada di bawah. Kita senang sudah ada pembangunan subduct,” ujar Marullah Matali.

Selain membangun trotoar,  Walikota juga mengingatkan kepada Sudin Bina Marga, Jakarta Selatan, untuk membuat sumur resapan sebagai tempat menampung air agar meresap ke dalam tanah. Dengan begitu nanti tidak akan ada genangan lagi.

Dalam pembangunan trotoar meski dicor juga  harus memperhatikan sumur resapan, drainase vertikal. Kalau memungkinkan air itu tidak langsung dibuang ke sungai, air itu masukan dulu ke tanah.

Sementara, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Muhammad Najib menambahkan, trotoar yang dikerjakan di Jalan Gunawarman menuju Jalan Senopati memiliki lebar empat meter dan panjang kurang lebih 1.700 meter.

“Anggarannya kurang lebih Rp10 miliar. Progres baru dua persen karena ini kan baru pekerjaan persiapan. Pekerjaan ini baru di mulai akhir Bulan Juni dan ditargetkan akan rampung pada November nanti,” ujar Muhammad Najib.

Dia juga mengungkapkan pembangunan trotoar ini tujuannya untuk memanjakan pejalan kaki. Selain itu kedepan dihimbau kepada para pengendara khususnya sepeda motor untuk tidak melintas di trotoar.  (wandi/tri)