Saturday, 19 October 2019

Sedang Belajar Kelompok Pelajar SMP Depok Ini Dibacok Pelajar Sekolah Lain

Rabu, 17 Juli 2019 — 22:27 WIB
Petugas Polsek Pancoran Mas mengamankan motor dan celurit diduga milik pelaku. pembacokan.  (angga)

Petugas Polsek Pancoran Mas mengamankan motor dan celurit diduga milik pelaku. pembacokan. (angga)

JAKARTA – Sedang belajar kelompok di rumah teman dekat Markas Kodim,  Kota Depok, Rabu (17/7/2019)  seorang pelajar SMP tiba-tiba dibacok pakai celurit oleh anggota kelompol pelajar SMP lainnya. Akbat bacokan itu, kondisi pelajar tersebut kritis.

Luka akibat  bacokan celurit tersebut ternyata  menembus lambung kanan belakang. Korban pun langsung dilarikan ke ruangan ICU RS Bhakti Yudha di Jalan Raya Sawangan Pancoran Mas untuk mendapatkan bantuan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, Rizal, 34, warga Mampang, korban Andi, 13, pelajar kelas 3 SMP swasta di Depok sedang melakukan kerja kelompok bersama keempat temannya di rumah temannya sekitar pukul 12.30 WIB. Posisi rumah teman korban berada tidak jauh dari pinggir jalan utama menjadi sasaran penyerangan  kelompok SMP lain.

“Informasi dari rekan juga kelompok pelaku SMP lain yang tawuran ini sebelumnya juga telah melakukan hal serupa daerah Kali Licin, saat itu warga berhasil mengamankan motor Honda Revo merah B 3038 EWO diduga milik salah satu pelaku beserta menyita sebilah celurit,” ujar Rizal kepada Poskota saat dikonfirmasi.

Rizal yang juga anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Mampang Pancoran Mas ini menuturkan korban yang terkena bacok merupakan putra dari anggota Pokdarkamtibmas juga. “Bapak anak tersebut Kayat, anggota Pokdarkamtibmas Sub Sektor 77 (Kelurahan Pitara),” tambahnya.

Menurut Rizal, pelaku merupakan pelajar SMP juga berjumlah enam orang mengunakan sepeda motor sambil membawa celurit.

“Dari enam orang dua di antaranya memegang celurit. Anggota Polsek Pancoran Mas telah melakukan olah TKP hingga mengamankan motor dan celurit diduga milik pelaku yang ditinggal untuk proses penyelidikan,” tutupnya.

Secara terpisah, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan anggotanya  telah ke TKP mengumpulkan data-data saksi. “Masih proses penyelidikan para pelaku yang menyerang korban masih dalam pencarian tim di lapangan,”tutupnya. (angga/M3/win)