Saturday, 19 October 2019

Piala Afrika 2019

Tunisia vs Nigeria, Incar Gelar Hiburan

Rabu, 17 Juli 2019 — 6:35 WIB
pemain Nigeria (reuters)

pemain Nigeria (reuters)

KAIRO – Setelah gagal menembus babak final Piala Afrika 2019, Tunisia dan Nigeria bakal mendapat kesempatan terakhir untuk merebut gelar hiburan di Stadion Al Salam Stadium, Kamis (18/7/2019) pukul 02:00 WIB. Lebih dari sekadar unjuk kemampuan, laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua pelatih impor setelah sama-sama takluk dari para pelatih lokal.

Hal itu merujuk pada komentar pelatih Aljazair, Djamel Belmadi, yang menyerukan negara-negara se-Afrika untuk manruh kebanggaan dengan para pelatih lokal, menyusul sukses timnya dan Senegal melaju ke final. Di bawah asuhan Belmadi, Aljazair sukses mendepak Nigeria yang ditukangi pelatih asal Jerman, Gernot Rohr dengan skor 2-1 di babak semifinal. Menanggapi hal itu, Rohr pun mengakui ketangguhan Belmadi.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pemain untuk perjuangan hebat mereka melawan tim yang bagus ini. Aljazair memenangkannya di menit terakhir dan mereka pantas mendapatkannya. Mereka lebih bagus dari kami dan mereka memiliki pelatih yang bagus seperti Djamel (Belmadi red). Tapi sekarang kami punya satu pertandingan tersisa, sebelum kami pulang dan kami ingin meraih kemenangan,” ungkap Rohr, dikutip FAC, jelang laga melawan Tunisia.

Sama halnya Nigeria, Tunisia di bawah asuhan pelatih asal Prancis Alain Giresse dengan skor 1-0 oleh Senegal yang ditukangi pelatih lokal, sekelas Aliou Cisse di fase semifinal. Dalam laga tersebut, Tunisia dipaksa menyerah dari Senegal lewat gol tunggal Dylan Bronn pada babak tambahan waktu usai bermain imbang tanpa gol selama 90 menit laga. Kali ini, baik Rohr dan juga Giresse, wajib membuktikan kemampuannya untuk merebut gelar hiburan.

Berdasarkan statistik lima pertemuan sebelumnya, kedua tim sama-sama saling mengalahkan bahkan belum satu kalipun mereka menang dalam waktu normal. Satu-satunya kemenangan telak dan tidak terjadi dalam babak adu penalti terjadi sangat lama, yakni pada gelaran Piala Afrika tahun 2000 silam, di mana saat itu Nigeria menang dengan skor 4-2 atas Tunisia. Sisanya, baik Tunisia maupun Nigeria hanya mengalahkan melalui babak adu penalti.

Bahkan menariknya, dalam tiga pertandingan terakhir skor imbang menjadi hasil untuk kedua tim. Jika menilik dari rekam jejak Tunisia dan Nigeria di Piala Afrika 2019, sejatinya Nigeria jauh lebih baik ketimbang sang lawan di mana anak asuh Rohr tersebut meraih empat kemenangan dan dua kali kalah.

Sementara Tunisia terbilang beruntung bisa lolos ke babak 16 besar, pasalnya mereka cuma meraih tiga hasil seri di fase penyisihan grup dan menang adu penalti untuk lolos ke perempatfinal. (junius/yp)