Tuesday, 10 December 2019

Polisi Masih Menyelidiki Pelaku Pembacokan Pelajar di Depok

Kamis, 18 Juli 2019 — 13:32 WIB
Andi, pelajar SMP korban pembacokan.(angga)

Andi, pelajar SMP korban pembacokan.(angga)

DEPOK – Anggota Satreskim Polsek Pancoran Mas masih terus menyelidiki kasus tawuran yang membuat siswa SMP  jadi korban pembacokan di Mampang, Pancoran Mas Kota Depok. Hal tersebut diutarakan Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor.

Menurutnya,   Kanit Reskrim Iptu Hendra dibantu tim lapangan masih mendalami kasus tawuran yang melukasi Andi (13) pelajar SMP kelas 3.

“Saksi-saksi sudah kita mintai keterangan termasuk korban untuk mengetahui ciri para pelaku yang menyerangnya, ” ujarnya kepada Poskota saat dikonfirmasi.

Mantan anggota Sat 1 Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Depok ini menuturkan anggota hanya mengamankan sebuah motor Honda Revo merah yang diduga ditinggal oleh pelaku yang tawuran di Kali Licin.

“Pemilikan motor tersebut masih didalami anggota. Ada kemungkinan milik salah satu pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian dan juga sebilah celurit,”katanya. “Kondisi korban kini berangsur membaik setelah luka bacok di bagian lambung telah dioperasi tim Dokter RS Bhakti Yudha.”

Sebelumnya korban, pelajar SMP kelas 3 di salah satu sekolah swasta ini menjadi salah sasaran pelajar tawuran sesama SMP usai  belajar kelompok di rumah temannya deket Makodim Depok, Mampang, Kamis (17/7).

Sekitar pukul 12.45 WIB,  korban yang sedang berjalan dibacok celurit oleh sekelompok pelajar lain. Korban langsung dilarikan teman-temannya ke RS Bhakti Yudha. (angga/tri)