Saturday, 14 December 2019

Cegah Kusam, Tembok Jalan Lingkungan Warga Tebet Dihias Mural

Sabtu, 20 Juli 2019 — 17:45 WIB
Sejumlah seniman sedang mengecat mural di dinding tembok. (wandi)

Sejumlah seniman sedang mengecat mural di dinding tembok. (wandi)

JAKARTA – Untuk menghindari agar tidak dicoret-coret sehingga terkesan kusam, dinding tembok di jalan lingkungan RW 10 Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dicat mural. Dalam proses pembuatannya, warga RW 10 memilih mural batik dengan tujuan melestarikan budaya bangsa.

Lurah Kebon Baru, Andy Nurcahya, memberikan apresiasi terhadap adanya pembuatan mural ini. Menurutnya, memang selama ini tembok-tembok yang ada disepanjang jalan tersebut kurang terawat.

“Mural ini sebagai upaya mempercantik kawasan dan meningkatkan estetika di RW 10. Makanya dengan adanya pengecatan ini kami sangat mendukungnya,” ujar Andy.

Ketua RW 10 Kelurahan Kebon Baru, Purwoto mengatakan, kegiatan ini dilakukan atas inisiasi tujuh orang warganya, yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan seni membatik di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Selatan pada April 2019 lalu. Berbekal ilmu itulah akhirnya menyalurkan dengan melukis mural di tembok wilayahnya.

“Saat ini pembuatan mural difokuskan di Jalan J Gang Perintis, serta di wilayah RT 8 dan RT 9,” terangnya.

Purwoto menjelaskan, pembuatan mural ini mendapat dukungan dari Komunitas Bantaran Kali Ciliwung (Bacili) yang memberikan bantuan berupa 12 paket cat tembok berikut tujuh set kuas. “Agar menjadi ciri khas, kami bersama warga bersepakat untuk membuat mural dengan sentuhan batik,” terang Purwanto.

Ketua Komunitas Bacili Buchari menambahkan, warga RW 10 memiliki mimpi bersama untuk mewujudkan kawasan ini sebagai kampung yang juga bisa memproduksi batik sebagai penggerak roda perekonomian warga setempat.

“Kami sangat mendukung. Mudah-mudahan kawasan Kebon Baru bisa menjadi sentra batik di Jakarta,” harap Bacili Buchari. (wandi/ys)