Friday, 22 November 2019

Juara Indonesia Open 2019, Kevin/Markus: Kami Bersyukur

Minggu, 21 Juli 2019 — 23:01 WIB
Ganda putrea Indonesia: Kevin/Marcus juara Jepang Terbuka 2019. (badmintonindonesia.org)

Ganda putrea Indonesia: Kevin/Marcus juara Jepang Terbuka 2019. (badmintonindonesia.org)

JAKARTA – Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses mempertahankan gelar turnamen Indonesia Terbuka Series 1000, setelah di final menaklukkan rekan senegaranya pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan dua game langsung 21-19, 21-16, di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019) malam.

Ganda putra berjuluk The Minions memastikan gelar juara sesudah bertanding 28 menit. “Bukan pertandingan yang mudah karena mereka adalah senior dan tetap kuat. Tapi kami coba fokus meraih poin demi poin. Kami bersyukur kali ini bermain lebih siap untuk akhirnya menang,” kata Kevin setelah laga final.

Gelar yang diraih Kevin/Markus ini menjadi satu-satunya yang didapat skuat Merah Putih di Indonesia Terbuka. Hal ini menjadikan lampu kuning bagi PP PBSI mengingat di depan Olimpiade Tokyo 2020 tak lama lagi akan tergelar.

JEPANG JUARA UMUM

Raihan luar biasa diperlihatkan Jepang di Indonesia Terbuka kali ini. Negeri Sakura ini meraih dua gelar juara untuk tampil menjadi juara umum mengalahkan China dan tuan rumah Indonesia yang pada edisi sebelumnya selalu langganan meraih gelar terbanyak di turnamen Series 1000 ini.

Gelar juara pertama bagi Jepang dipersembahkan ganda putri Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Mereka bahkan sukses mempertahankan gelar yang diraih tahun lalu. Pasangan ini di final meredam rekan senegaranya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan straight game langsung 21-16, 21-18. .

“Sungguh mengesankan dapat mempertahankan gelar juara di turnamen ini. Tapi sebenarnya tak mudah dapat menang dari sesama pemain Jepang. Mungkin kami lebih siap sehingga di pertandingan ini kami berhasil menang,” kata Fukushima.

Gelar kedua Negeri Sakura diberikan pebulutangkis mungil Akane Yamaguchi. Unggulan keempat ini bermain percaya diri guna memperdaya unggulan kelima yang memiliki tinggi badan jauh di atasnya Pasarla V Sindhu (India) juga dengan dua game langsung 21-15, 21-16. Akane yang punya tunggi 156 cm itu mengalahkan Sindhu yang berpostur tinggi 178 cm dalam waktu 51 menit.

Keberhasilan Akane ini menjadikan dirinya jadi tunggal putri kedua dari Negeri Sakura yang sukses menjadi juara di Indonesia Terbuka, sesudah sebelumnya Sayaka Sato meraihnya di tahun 2017 lalu. Ia pun menghentikan kemenangan empat kali beruntun Sindhu atas dirinya dengan memenangi final Indonesia Terbuka ini.

Di nomor ganda campuran, gelar juara direbut pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) yang di final mengalahkan rekan senegaranya pasangan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) lewat 21-13, 21-18. Ini jadi-satu-satunya gelar yang sukses dibawa pulang skuat Negeri Tirai Bambu di turnamen ini, menyusul China gagal menempatkan wakil di empat sektor lainya, tunggal putra-putri, ganda putra dan ganda putri.
Sementara tunggal putra Chou Tien Chen (Taiwan) keluar sebagai juara sesudah di laga puncak menang atas Anders Antonsen (Denmark) melalui dua game langsung. (prihandoko/st)