Friday, 18 October 2019

Warga Desak Gubernur Segera Perbaiki Jembatan Amblas di Kamal Raya

Minggu, 21 Juli 2019 — 17:09 WIB
Pengendara motor harus antri dan berhati-hati melintasi jembatan amblas di Jln Kamal Raya, Kalideres, Jakbar. (rachmi)

Pengendara motor harus antri dan berhati-hati melintasi jembatan amblas di Jln Kamal Raya, Kalideres, Jakbar. (rachmi)

JAKARTA –  Warga mendesak Gubernur DKI Jakarta segera memperbaiki jembatan amblas di Jalan Kamal Raya, Kalideres, Jakarta Barat. Akibat kerusakan tersebut, arus lalu lintas bertambah macet

“Pak gubernur supaya cek ke jembatan amblas ini, sudah beberapa pekan tapi tak kunjung diperbaiki. Jangan sampai menunggu jatuhnya korban jiwa,” tandas Ahmad Syafei, warga Jln Kamal Raya di lokasi jembatan amblas di atas Kali Semongol ini, Minggu (21/7/2019).

Sejak beberapa pekan seiring amblasnya jembatan yang berada di dekat Masjid Baiturahman/Risma, situasi arus lalu lintas di kawasan Kamal Raya semakin macet. Terlebih di tengah jembatan kerusakannya cukup dalam sehingga satu sisi ban mobil yang melintas harus naik ke atas trotoar.

Ahmad dan kalangan warga lainnya berharap Dinas Bina Marga (DBM) DKI Jakarta membangun baru jembatan di Jalan Kamal Raya yang sudah jadul itu.

“Supaya optimal, jembatan yang sudah jadul ini dibangun baru saja. Karena usia jembatan saat ini sudah tua,” timpal Akram, warga Jln Kamal Raya

Terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DBM DKI Jakarta, Rakim Sastranegara mengaku pihaknya sudah menyurvei ke lokasi jembatan amblas di Jln Kamal Raya yang dikeluhkan warga. Ia optimis pembangunan jembatan baru tersebut dapat rampung pada akhir 2019. Adapun jembatan saat ini dibangun sekitar tahun 1960.

“Kami memasang sejumlah spanduk sosialisasi di sejumlah titik berisi imbauan supaya kendaraan bermotor mencari jalan alternatif manakala hendak melintas di jembatan Jalan Kamal Raya. Hal ini bertujuan meminimalisir ketidaknyamanan masyarakat khususnya para pengendara,” kata Rakim.

Ia menambahkan tim Bidang Jalan dan Jembatan DBM DKI tengah mendesain jembatan baru dan menghitung volume jembatan yang rencananya akan mulai dikerjakan pada Agustus. Sembari menunggu pembangunan, pihaknya akan berkoordinasi melalui rapat pada Senin (22/7/2019) dengan Suku Dinas Perhubungan Jakbar untuk rekayasa lalu lintas di Jln Kamal Raya. (rachmi/tri)