Saturday, 07 December 2019

Kasus Mafia Bola

Jokdri Jalani Sidang Putusan Hari Ini di PN Jaksel

Selasa, 23 Juli 2019 — 10:51 WIB
Terdakwa Joko Driyono. (firda)

Terdakwa Joko Driyono. (firda)

JAKARTA – Terdakwa Joko Driyono akan kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

Rencananya, sidang tersebut akan diadakan pada pukul 13.00 WIB. Adapun agenda persidangan hari ini ialah pembacaan putusan atas kasus pengrusakan barang bukti pada kasus pengaturan skor.

Kuasa Hukum Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, Mustofa Abidin, berharap agar kliennya dapat dibebaskan dari segala dakwaan. Meskipun begitu, ia mempercayakan putusan nanti kepada Majelis Hakim.

Lebih lanjut ia mengatakan, apapun putusan hakim nantinya merupakan putusan seadil-adilnya untuk sang klien.

“Harapannya ya bebas lah. Tapi semua berpulang pada putusan Hakim,” ujar Mustofa ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/7/2019).

Namun harapannya agar sang klien dibebaskan itu bukan tanpa dasar. Ia menilai, jaksa penuntut umum (JPU) tidak dapat membuktikan tuntutannya selama persidangan berlangsung.

“(Intinya pengacara berpendapat tuntutan JPU tidak terbukti?) Iya lah,” pungkasnya.

Diketahui, Jokdri merupakan terdakwa pengrusakan barang bukti atas kasus pengaturan skor. Jokdri ditahan sejak 25 Maret 2019 setelah menjalani pemeriksaan sebanyak lima kali di Polda Metro Jaya.

Pada persidangan sebelumnya, JPU menuntut Jokdri dua tahun enam bulan pidana penjara. Jaksa menilai terdakwa terbukti melanggar pasal 235 juncto pasal 233 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Namun terdakwa dinilai tidak terbukti melanggar Pasal 235 juncto Pasal 231 juncto Pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana, di mana pasal tersebut termasuk dalam dakwaan alternatif kedua primair dari JPU.

Adapun beberapa hal yang dianggap meringankan mantan Plt Ketua Umum PSSI tersebut dalam tuntutannya, yakni terdakwa mengakui perbutannya dan bersikap sopan. Sementara hal yang memperberat, yakni mempersulit penyidikan yang ditangani Satgas Anti Mafia Bola. (firda/tri)