Monday, 09 December 2019

Gugatan Praperadilan Kivlan Zen Ditolak Hakim

Selasa, 30 Juli 2019 — 13:44 WIB
Kivlan Zen  saat berunjuk rasa di depan kantor Bawaslu. (dok/timyadi)

Kivlan Zen saat berunjuk rasa di depan kantor Bawaslu. (dok/timyadi)

JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Kivlan Zen, dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Hakim tunggal Achmad Guntur dalam putusannya menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan oleh Kivlan Zen dalam sidang tersebut.

“Mengadili, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ujar Guntur di ruang sidang PN Jakarta Selatan.

Ia menilai kalau penetapan Kivlan Zen sebagai tersangka atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal oleh Polda Metro Jaya, telah sesuai dengan prosedur yang ditentukan. Sehingga seluruh gugatan praperadilan Kivlan Zen pun ditolak.

“Menimbang maka permohonan pemohon tentang penetapan tersangka, penangkapan, penahanan, dan penyitaan dinyatakan tidak beralasan dan oleh karena itu permohonan pemohon patut ditolak untuk seluruhnya,” jelas Guntur.

Sebelumnya diketahui, Kivlan ditahan akibat kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan pun telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur. Polisi juga telah memperpanjang masa penahanan terhadap Kivlan hingga 40 hari kedepan.

Namun karena tak terima dengan penetapan tersangka itu, Kivlan pun memilih untuk mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan pada 20 Juni 2019. Gugatan tersebut dilayangkan terkait penetapan tersangka yang dinilai tidak tepat. (firda/tri)