Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Thursday, 05 December 2019

Fitra Tolak Kebijakan Pengampunan Pajak Jilid II

Senin, 5 Agustus 2019 — 19:55 WIB
Misbah Hasan.

Misbah Hasan.

SUKABUMI – Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) tidak setuju dengan kebijakan Tax amnesty II (pengampunan pajak jilid II), karena tujuan utama tax amnesty I, yakni repatriasi dana dari luar negeri gagal dan jauh dari target.

“Kebijakan Tax amnesty II bila diambil akan memberi kesan pemerintah tidak memiliki sikap yang tegas dan bertentangan dengan semangat pajak itu sendiri, bersifat memaksa,” kata Sekjen FITRA, Misbah Hasan dalam keterangan tertulis diterima poskotanews.com, Senin (5/8/2019).

Ketimbang menjalankan tax amnesty jilid II, sambung Misbah, Kementerian Keuangan seharusnya menindaklanjuti data base tahun lalu agar bisa memaksimalkan potensi pajak dan melakukan sosialisasi terkait  perpajakan agar menimbulkan semangat wajib pajak.

Pemerintah harusnya memaksimalkan perjanjian AEoI yang tentu bisa dimanfaatkan untuk melacak dan memberi efek jera bagi wajib pajak yang ‘nakal’ ketimbang melakukan tax amnesty lagi.

Menurutnya, pelaksanaan tax amnesty jilid II pasca pemilu bukanlah kebijakan yang prioritas, seharusnya pemerintah lebih menekankan pada evaluasi kebocoran dan juga minimnya potensi pajak di sektor lain seperti PNBP sektor SDA non migas.

“Dalam program tax amnesty 2016-2017, jumlah pesertanya mencapai 974.058 pelaporan surat pernyataan harta (SPH), dari 921.744 wajib pajak (WP). sementara deklarasi harta yang berhasil dilaporkan sebesar Rp 4.813,4 triliun dan repatriasi Rp 46 triliun,” tukasnya. (sule/win)