Thursday, 17 October 2019

Setelah Tes Objektif, TNI AD Putuskan Pertahankan Enzo

Selasa, 13 Agustus 2019 — 19:48 WIB
Enzo Zenz Allie, taruna di Akademi Militer (Akmil)  Magelang.

Enzo Zenz Allie, taruna di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

JAKARTA – Nama Enzo Zenz Allie, taruna di Akademi Militer (Akmil) telah menjadi polemik besar di negeri ini karena disebut-sebut terpapar HTI (ormas terlarang) di Indonesia. TNI Angkatan Darat (AD) akhirnya mengambil sikapa untuk mempertahankan Enzo, karena lulus dalam tes.

Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan bahwa TNI memutuskan untuk mempertahankan calon perwira Enzo Zenz Allie.

Andika menyatakan, Enzo, taruna Akademi Militer (Akmil) yang dipersoalkan karena sempat dicurigai terlibat HTI (Hizbut Tahri Indonesia), lulus dalam tes obyektif lanjutan yang dilakukan untuk mengukur kadar kesadaran bernegara Enzo.

“Kami, Angkatan Darat, memutuskan, untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna Akademi Militer yang kami terima beberapa waktu lalu, sejumlah 364 orang,” ujar Andika di Mabes AD, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.

KSAD Andika mengatakan, setelah yang bersangkutan menjalani tes secara objektif lanjutan dan memperoleh hasil indeks moderasi bernegara 5,9 dari 7, dan mendapat prosentasi skor 84 persen

Andika menyampaikan, berdasarkan hasil tes obyektif lanjutan, indeks moderasi bernegara Enzo adalah 5,9 dari tujuh. Enzo, seorang WNI yang juga keturunan Perancis, mendapat persentase skor 84 persen. “Kalau dilihat dari indeks moderasi bernegara, Enzo itu ternyata kalau dikonversi menjadi persentase,  memiliki nilai 84 persen,” kata Jenderal Andika.

KSAD mengungkapkan, tes obyektif lanjutan yang dilakukan terhadap Enzo, bisa dipastikan akurasi dan validitasnya. Menurutnya, TNI telah bertahun-tahun juga menggunakan instrumen tes untuk memastikan kesadaran bernegara para taruna. “Akurasi, validasi, bisa dipertanggungjawabkan, karena sudah digunakan beberapa tahun,” katanya. (*/win)