Saturday, 14 December 2019

Anies Beberkan Alasan Menggelar Upacara Kemerdekaan di Pulau Reklamasi

Rabu, 14 Agustus 2019 — 21:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan. (yendhi)

JAKARTA  –   Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, buka suara terkait alasan pihak Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara 17 Agustus 2019 di Pantai Maju atau Pulau D yang merupakan salah satu pulau reklamasi.

Anies berdalih pemilihan tempat tersebut menjadi tanda bahwa kawasan pulau reklamasi yang telah terbangun tidak lagi tertutup atau eksklusif. Melainkan tanah tersebut adalah milik negara bukan perorangan.

“Untuk menyimbolkan dari kepemilikan ini adalah milik negara, bukan milik pribadi, maka kita menyelenggarakan upacara di sana sebagai simbol bahwa itu tanah kita, itu air kita, itu tanah air kita dan kita selenggarakan peringatan kemerdekaan tanah air ini di hasil tanah yang dulunya dikuasai dan tertutup oleh swasta,” kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Penyelenggaraan upacara HUT ke-74 Indonesia di Pulau D, lanjut Anies, sebagai penanda bahwa Bendera Merah Putih akan berkibar di sana yang memastikan kawasan itu milik negara bukan swasta.

“Karena itu kita selenggarakan upacara bendera di tempat itu menandai itu bahwa tanah di bawah kibaran Merah Putih,” ungkap Anies.

Penyelanggaraan upacara tersebut telah di teken oleh Anies dengan menerbitkan Intruksi Gubernur Nomor 71 Tahun 2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke-74. Instruksi itu ditetapkan di Jakarta pada 12 Agustus 2019.

Dalam Intruksi itu, PNS di lingkungan Pemprov DKI diwajibkan untuk melaksanakan upacara 17 Agustus di Pantai Maju atau Pulau Reklamasi kawasan Teluk Jakarta. Kegiatan itu berlangsung pada Sabtu, 17 Agustus 2019 sekira pukul 07.30 WIB.

Sementara Kepala Biro Kepala Daerah dan Luar Negeri DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, menjelaskan bahwa upacara tersebut akan diikuti oleh empat ribu pegawai Pemprov DKI. Untuk menuju ke lokasi akan di siapkan bus.

“Ada sekitar 4.000 pegawai yang ikut, karena kan semua SKPD akan hadir kecuali yang lima wilayah Kota dan 1 kabupaten. Kita akan fasilitasi bus jakarta sekitar 75 bus dengan 12 keberangkatan,” kata Mawardi dikonfirmasi wartawan hari ini.

Gladi dan pemasangan ornamen untuk persiapan upacara akan dilakukan besok, Kamis (14/8/2019). (Yendhi/win)