Saturday, 23 November 2019

Bapak dan Anak Dibantai, Perlawanan Ibu Tinggalkan Jejak Darah Pelaku di Luar Rumah

Rabu, 14 Agustus 2019 — 6:52 WIB
Tim Resmob Polda Banten turut mengusut pembunuhan satu keluarga di Serang. (ist)

Tim Resmob Polda Banten turut mengusut pembunuhan satu keluarga di Serang. (ist)

SERANG – Pelaku pembantaian satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, sedikit mulai menemui titik terang. Pelaku diduga berjumlah dua orang, hanya saja polisi akan butuh waktu untuk mengungkap identitasnya karena para pelaku mengenakan penutup wajah (kupluk) saat melakukan penganiayaan.

“Siti Sa’idah sempat mengatakan para pelaku menggunakan topeng hitam saat datang ke rumahnya. Berdasar dari keterangan ini, patut diduga pembunuhan dilakukan secara sengaja dan terencana,” kata Kapolres Serang, AKBP Firman Affandi kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Berdasarkan keterangan sementara dari Siti yang diperoleh pihak kepolisian, kedua pelaku datang ke rumah korban pada Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 02.00. Ketika penghuni rumah dan tetangganya sedang tidur.

“Pelaku dua orang menggunakan kupluk. Kemungkinan terjadi sekitar pukul 2 pagi. Sebelumnya pelaku mengetuk pintu. Korban Siti yang mendengar suara ketukan membukakan pintu. Namun ketika pintu terbuka, korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam,” terangnya.

(Baca: Buru Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga, Tim Resmob Polda Banten Diterjunkan)

Pisau salah satu pelaku mengenai bibir Siti Sa’idah. Siti kemudian berteriak dan suaminya, Rustiadi terbangun. Salah satu pelaku menusukkan tiga kali pisaunya ke punggung Siti. Sedangkan sang anak yang di duga menangis, dihabisi nyawanya oleh pelaku. Kemudian Rustiadi dihabisi nyawanya oleh para pelaku.

(Baca: Sebelum Dibunuh, Rustadi Melawan)

Dugaan sementara, Rustiadi dan Siti sempat membela diri dan bertarung dengan kedua pelaku. Salah satu pelaku pun diduga terluka. Hal ini terlihat dengan adanya jejak darah di luar rumah korban.

(Baca: Istri Tergeletak di kasur, Suami dan Anak Terkapar di Lantai)

“Menurut saksi sempat terjadi pertarungan. Di dalam rumah terdapat kotoran tinja, itu kemungkinan milik korban. Kemungkinan dicekik. Ada bercak darah di luar rumah, kemungkinan darah pelaku,” jelasnya. (haryono/yp)