Thursday, 12 December 2019

Sukabumi Atasi Sampah dengan TOSS

Kamis, 15 Agustus 2019 — 1:00 WIB
Tanggulangi sampah, Pemkot Sukabumi gulirkan program TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat).

Tanggulangi sampah, Pemkot Sukabumi gulirkan program TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat).

Program TOSS Digulirkan Tanggulangi Sampah

  SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi akan mengembangkan program TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat).  Program tersebut digulirkan untuk mengatasi dan menangani masalah sampah di Kota Sukabumi.

Untuk mewujudkan program tersebut, Pemkot sudah menjalin kerja sama atau MoU dengan PT Sentra Teknologi Terapan, sebagai salah satu perusahan milik Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN, sekaligus sebagai perusahaan start up company, yang bergerak dalam bidang energi dan ketenagalistrikan.

Penandatanganan kerja sama tersebut, sudah dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, didampingi Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi, Rudi Djuansyah, serta Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Kerja Sama Daerah Setda Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar.

Dilaksanakannya kerja sama tersebut, sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Sukabumi, dalam rangka upaya mencari sebuah alternatif dan inovasi dalam melakukan pengolahan sampah. Sebab saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi sedang fokus mengatasi dan menangani masalah sampah.

Fahmi menjelaskan, seperti diketahui bersama, bahwa  lahan TPA Sampah Cikundul Kota Sukabumi, diprediksi hanya bisa bertahan menampung sampah hingga akhir bulan Nopember dan paling lama sampai dengan bulan Desember 2019. Sebab lahan TPA Cikundul ini sudah sempit, karena banyaknya produksi sampah yang mencapai 171 ton per hari.

Fahmi berharap dengan dikembangkannya program TOSS ini, dapat mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPA Sampah Cikundul, sehingga usia TPA tersebut bisa lebih panjang dari prediksi saat ini.

Dijelaskannya, dalam melakukan pengembangan program TOSS ini, akan melibatkan semua lapisan masyarakat. Sebab program ini harus dilakukan secara massif oleh semua lapisan masyarakat, supaya berhasil.

Dijelaskannya, apabila program tersebut sudah maksimal dilaksanakan, akan ada dampak ekonomis kepada masyarakat. Untuk itu, Fahmi mengharapkan kepada segenap lapisan mayarakat, agar senantiasa berupaya optimal mendukung teradap pelaksanaan program tersebut.

Selain itu, juga kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung Provinsi Bali dan Indonesia Power, untuk melakukan pendampingan dan kajian, sekaligus memberikan arahan, khususnya dalam melakukan pengolahan sampah yang baik di Kota Sukabumi.

Selanjutnya dijelaskan Pemerintah Kota Sukabumi akan segera melakukan kajian, termasuk tipe TOSS apa yang cocok diterapkan di Kota Sukabumi. (sule/win)