Tuesday, 12 November 2019

Pegawai LPSK Tanda Tangani Pakta Antikorupsi

Senin, 19 Agustus 2019 — 17:18 WIB
para pegawai LPSK yang melakukan penandatanganan pakta integritas. (Ifand)

para pegawai LPSK yang melakukan penandatanganan pakta integritas. (Ifand)

JAKARTA – Sebanyak 254 pegawai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menandatangani pakta integritas antikorupsi di kantornya di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (19/8/2019). Penandatanganan ini merupakan upaya mewujudkan zona antikorupsi di lingkungan tempat kerja mereka.

Ketua LPSK Hasto Atomojo Suryo mengatakan penandatanganan pakta integritas tersebut sebagai bentuk profesionalisme. Pasalnya, mereka setiap hari bersentuhan dengan korban dan saksi dan korban yang meminta bantuan. “Dengan bersihnya pegawai, pastinya penanganan kasus akan berjalan dengan baik,” katanya, Senin (19/8/2019).

Hasto menambahkan, penanganan kasus korban korupsi yang menjadi prioritas utama LPSK. Karenanya tugas mulia itu harus dilakukan dengan nilai integritas tinggi, pelindung saksi korupsi sudah seharusnya bersih dari tindak dan praktik kotor korupsi.

“Hal ini yang terus saya tekankan ke para pegawai,” tegasnya.

Dengan penandatanganan pakta integritas ini, Hasto berharap, untuk mewujudkan zona integritas dan zona antikorupsi. Ia juga meminta pegawai LPSK tidak sekadar seremonial, tapi benar-benar melakukan pakta integritas ini.

“Saya dan juga tentunya semua pimpinan LPSK berharap acara ini memberikan tambahan semangat bagi kita semua untuk dapat bekerja lebih baik Iagi,” ungkapnya. (ifand/yp)