Saturday, 16 November 2019

Soal Wacana Povinsi Bogor Raya, Ini Kata Walikota Depok

Senin, 19 Agustus 2019 — 6:46 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris. (anton)

DEPOK – Usulan atau wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya terdiri dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur dan Kota Depok oleh Walikota Bogor Bima Arya diminta tak terburu-buru.

“Wacana memisahkan diri dari Propinsi Jawa Barat tidak terlalu buruk tepi perlu juga duduk bareng melihat seberapa jauh atau penting pemisahan itu. Misalnya dengan melihat beberapa permasalahan yang ada di daerah perbatasan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur dan Kota Depok,” ujar Walikota Depok Muhammad Idris, Minggu (18/8/2019).

Beberapa waktu sebelumnya sempat dilakukan pembicaraan mengenai temuan masalah krusial di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). usulan pembentukan Povinsi Bogor Raya pun muncul.

Ia mengatakan masalah saat ini adalah sampah, kemacetan dan sanitasi. Karenanya perlu pendekatan antardaerah karena masih ada beberapa kendala hingga perlu kesepakatan menuntaskan masalah tersebut.

Menurut dia, wacana tersebut perlu ada solusi dengan memperhatikan tetangga wilayah tetangga bersebelahan. “Dulu sempat ada keinginan untuk memunculkan Jabodetabek dipadukan namun sampai saat ini masih diolah, belum ada kepastian,” sambungnya. “Tetapi kalau sekedar wacana saja tidak ada persoalan sah sah saja malah yang terpenting bisa apa tidak.”

Walikota Bogor Bima Arya beberapa waktu lalu mewacanakan pembentukan Propinsi Bogor Raya yang disebutnya sudah bergulir sejak 2012. “Pembentukan Provinsi Bogor Raya itu adalah satu dari tiga opsi pilihan yang disiapkan untuk memperluas wilayah Kota Bogor,” katanya. (anton/yp)