Friday, 15 November 2019

Suami Gemar Bicara Nyinyir Cuma Dibalas Dengan ‘Karya’

Senin, 19 Agustus 2019 — 0:20 WIB
NID-19-08

JIKA mengikuti emosi, benar-banar capek punya suami model Saeun, 35. Tiap hari ngomel melulu, nyinyir tiada henti. Tapi  Ruliyah, 30, hanya menjawab dengan ‘karya’.

Apakah karya itu? Ruliyah diam-diam menyuruh PIL-nya, Handi, 26, untuk membunuhnya. Tapi karya spektakuler itu malah berakhir di penjara.

Suami kaya, banyak nyinyir nggak apa-apa, karena kejengkelan istri bisa ditutup dengan guyuran harta. Tapi jika sudah miskin, tapi ngomel melulu, bagaimana istri tidak jengkel.

Padahal, sumber kenyinyiran itu semua juga karena kemiskinan belaka. Masakan istri tidak enak, ngomel. Baju selalu kotor ngomel, itu karena suami sendiri tak bisa belikan mesin cuci.

Seperti itu pula kondisi rumah tangga Saeun – Ruliyah, warga Aceh Utara. Kerja suami hanya jadi tukang es cendol, makan maunya enak.

Tentu saja Ruliyah tak bisa mewujudkannya. Berapa keuntungan suami sebagai penjual es cendol keliling? Karenanya di rumah Ruliyah lebih sering bikin sayur “kencing kuda” alias sayur asem melulu.

Soal pakaian maunya Saeun harus bersih dan rapi. Bagaimana Ruliyah bisa mewujudkan, jika di rumah tak ada mesin cuci? Walhasil istri hanya mencuci semampu tangannya belaka, tak bisa bersih dan wangi.

Apa lagi diseterika, wong listrik di rumah juga tak ada. Seterikaan lama model Cap Jago, juga sudah tiada dan memang bukan jamannya.

Karena setiap hari kena omel dan kemarahan, Ruliyah suka curhat pada Handi, yang lama-lama jadi kekasihnya. Namanya juga kekasih, di kala suami keliling jualan es cendol, justru Ruliyah membawa anak muda itu ke kamarnya untuk berhubungan intim bak suami istri saja.

Lha Bu Ruliyah, kok jadi gini? Bahaya ini buuu… Sambungan kisah cinta segitiga sama sisi ini nanti sore ya, pukul 16:16 teng! (gunareso ts)