Monday, 14 October 2019

Terus Diomeli Calon Mertua Cuma Dijawab Dengan Karya

Kamis, 22 Agustus 2019 — 7:07 WIB
NID-22-08

BARU jadi guru honorer, Suryamin, 31, sudah berani punya WIL. Celakanya, yang diselingkuhi justru murid sendiri yang baru 17 tahun. Bagaimana kalau sudah jadi guru tetap? Yang jelas, setelah diomeli oleh calon mertua, Suryamin menjawab dengan karya, yaitu kabur setelah menggauli gadis itu berkali-kali.

Menata kata, biasanya mudah mencari pacar. Sebab di era gombalisasi ini, memang banyak wanita yang hanya digombali saja langsung bertekuk lutut. Maka berhati-hatilah wahai kaum Hawa, pada lelaki yang hanya ahli menata kata, dia biasanya hanya modal bonggol tanpa benggol, Anda akan dibuat kobol-kobol (baca: rugi luar dalam).

Adalah Suryamin, warga Jambi. Pekerjaan sehari-hari jadi guru honorer K-2 di sebuah SMA, yang tak kunjung diangkat jadi guru PNS. Herannya, meski penghasilan hanya Rp500.000 sebulan dia berani menikahi anak orang.

Bagaimana ilmunya, kok istrinya dulu mau dengannya. Ilmunya ya itu tadi, pandai menata kata, dengan kalimat yang santun, ditambah seiman pula.

Gaji Rp500.000 jelas tak cukup untuk biaya hidup sehari-hari, kecuali pagi siang dan sore makan tajin melulu. Tapi bagaimana kok bisa hidup. Ya karena istrinya pintar cari tambahan, buka warung di rumahnya. Akhirnya, gaji suami hanya sekedar pelengkap. Penghasilan utama justru dari usaha warungan istri.

Jika Suryamin punya akal sehat, tentunya dia tak tega mengkhianati cinta istri. Tapi karena dungunya minta ampun sebagaimana kata Rocky Gerung, berani-beraninya dia punya WIL.

Tambah konyol lagi, yang jadi sasaran justru si murid. Anehnya, si murid ini mau juga dipacari Pak Guru honorer yang sudah beristri.

Praktisi selingkuh Suryamin terkuak ketika istri Pak Bon (penjaga sekolah) memergoki keduanya pacaran di ruang kelas setelah murid bubaran.

Hwaduh! Bagaimana nasib si murid itu dong ya… Ndak asyik nih si Pak Guru. Sambungannya nanti sore yak, pukul 16:16 teng! (gunarso ts)