Monday, 21 October 2019

Masih Misteri, Kotoran Manusia di Rumah Satu Keluarga Korban Pembataian

Selasa, 27 Agustus 2019 — 6:32 WIB
Reka ulang pembantaian satu keluarga di Serang. (haryono)

Reka ulang pembantaian satu keluarga di Serang. (haryono)

SERANG – Rekonstruksi atau reka ulang kasus pembantaian satu keluarga oleh Samin, 27, di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, telah selesai dilakukan. Demi keamanan serta kelancaran reka ulang, penyidik Satreskrim menggelar reka ulang di Mapolres Serang Kota, Senin (26/8/2019).

Ada yang menarik dalam kasus pembantaian yang terjadi pada Selasa (13/8/2019) dini hari itu. Petugas penyidik menemukan ceceran kotoran manusia di lokasi pembantaian. Misteri kotoran manusia yang berceceran di ruang keluarga rumah korban hingga kini masih menjadi misteri.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi pun belum bisa memastikan kotoran manusia itu milik siapa dan dari mana asalnya. Hingga rekonstruksi digelar, misteri itu belum terpecahkan.

“Kotoran manusia kita lakukan permintaan (penelitian dari) laboratorium belum keluar,” kata Edy Sumardi, kepada wartawan usai reka ulang di Mapolres Serang Kota.

Edy pun mengaku belum melakukan konfrontir antara korban selamat, Siti Sa’diyah dengan pelaku, Samin, guna menyamakan konstruksi pembantaian satu keluarga yang menewaskan Rustiandi dan putranya A, pada Selasa 13 Agustus 2019 silam.

“Salah satu bentuk (penyamaan kronologis dilakukan) rekonstruksi, sinkronisasi berita acara dan keterangan lain,” terangnya.

Rekonstruksi tiga korban pembantaian, melibatkan anggota Satreskrim Polres Serang Kota, yang memerankan para korban, yakni Rustiandi dan putranya A sebagai korban jiwa. Begitupun Siti Sa’diyah, korban selamat sekaligus saksi kunci, diperankan oleh pemain pengganti.

“Dalam rangka memberikan rasa aman pelaku untuk bisa lakukan rekonstruksi, serta juga untuk menghargai perasaan keluarga korban yang memang penduduk asli Kampung Gegeneng,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa, 13 Agustus 2019 terjadi pembantaian satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Korban tewas ada dua orang, yakni Rustiandi, 33, dan putranya A, 4, akibat luka pukul kayu balok dibagian kepala yang dihantamkan Samin secara bertubi-tubi.

Sedangkan istrinya, Siti Sa’diyah, mengalami luka parah, tiga lubang tusukan patok kayu dibagian punggung dan luka robek di bibir kiri yang menyambung hingga ke bagian pipi kirinya. (haryono/yp)

Terbaru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau
istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Mahfud MD dan Nadiem Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara