Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Thursday, 05 December 2019

LBH Jakarta Didemo, Diduga Fasilitasi Gerakan Makar dan Separatis

Senin, 2 September 2019 — 19:07 WIB
Studi Demokrasi Rakyat (SDR) saat melakukan aksi penyampaian pendapat di depan kantor LBH Jakarta, Jakarta Pusat. (ist)

Studi Demokrasi Rakyat (SDR) saat melakukan aksi penyampaian pendapat di depan kantor LBH Jakarta, Jakarta Pusat. (ist)

JAKARTA – Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, didatangi massa yang menamakan diri Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Senin (2/9/2019). Mereka memprotes LBH karena memberikan bantuan pada terduga separatis.

Dalam aksinya, SDR membentangkan sejumlah poster dan spanduk bernada kecaman terhadap LBH. Tulisan yang tertera di poster dan spanduk itu antara lain “Bendera Kami Merah Putih! Bukan Bintang Kejora” dan “Bubarkan LBH…!!! Pendukung Makar dan Separatisme”. Beberapa orang juga meneriakkan hal serupa ke arah kantor LBH.

Koordinator Lapangan SDR, Hendri mengatakan, maraknya demonstrasi yang diikuti dengan pengibaran bendera separatis telah menimbulkan kericuhan dan gangguan keamanan dalam negeri. Situasi, kata dia, diperparah dengan penggiringan isu dan campur tangan yang dilakukan oleh beberapa individu, kelompok ormas maupun LBH.

“Kami menduga LBH Jakarta memberikan fasilitas maupun perlindungan kepada gerakan separatis yang ingin merusak kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Hendri, di sela aksi penyampaian pendapat di depan kantor LBH Jakarta.

“Salah satunya kepada pegiat Referendum Papua, Surya Anta Ginting, yang pernah ditangkap pada tahun 2016 oleh kepolisian dan mendapat bantuan hukum oleh pihak LBH Jakarta. Kini dia kembali ditangkap atas kasus serupa,” sambungnya.

Lebih lanjut Hendri menyatakan pihaknya merasa terganggu dengan aksi-aksi separatis dan pengibaran bendera lain di wilayah NKRI. “Kami punya hak yang juga diatur oleh UUD 1945 merujuk pasal 30 ayat 1 yang berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara,” katanya.

Karena itu, SDR menuntut agar LBH Jakarta dibubarkan, setelah diduga memfasilitasi gerakan separatis yang telah mengganggu stabilitas nasional. “Usut juga penyandang dana gerakan separatis melalui LBH Jakarta,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, SDR pun mengajak masyarakat tidak terprovokasi, serta menghindari pemanfaatan situasi yang mengarah kepada upaya adu domba dan perpecahan bangsa. “Papua adalah kita, tidak boleh ada negara lain di atas bumi pertiwi Indonesia,” imbuhnya.

Sebelumnya, Surya Anta Ginting yang juga Juru bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua, ditangkap Polda Metro Jaya dalam kasus pengibaran bendera bintang kejora dalam aksi unjuk rasa menuntut referendum di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu pekan lalu. (*/ys)