Monday, 16 December 2019

Ungkap Kasus Penjualan Cula Badak, Polda Lampung Dapat Penghargaan KSDAE

Senin, 9 September 2019 — 19:09 WIB
Dirkrimsus Polda Lampung Kombea Surbakti saat menerima penghargaan dari Dirjen KSDAE( foto atas)
Usai pemberian penghargaan bersama anak buahnya.(koesma)

Dirkrimsus Polda Lampung Kombea Surbakti saat menerima penghargaan dari Dirjen KSDAE( foto atas) Usai pemberian penghargaan bersama anak buahnya.(koesma)

LAMPUNG  –  Ungkap perdagangan cula badak,  Kepolisian Daerah Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung mendapat  penghargaan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (9/9/2019).

Kasus perdagangan cula badak tersebut terungkap pada  November 2018 lalu.

Penghargaan secara simbolis diberikan Kabid Tekhnis Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) mewakili Dirjen KSDAE kepada Dirreskrimsus Kombes Pol Surbakti dan Kasubdit IV Tipiter AKBP Daniel Binsar Manurung mewakili Kapolda Irjend Pol Purwadi Arianto dan Wakapolda Brigjend Pol Sudarsono.

Menurut Binsar, Polda Lampung lewat Ditreskrimsus mendapatkan atensi berupa penghargaan dari Dirjen KSDAE atas pengungkapan perburuan dan perdagangan bagian tubuh satwa liar yang dilindungi yakni kasus cula badak.

“Ini adalah penghargaan dari Dirjen atas effort kepada kita semua karena pengungkapan kasus tersebut tidak hanya dari Subdit IV Ditreskrimsus. Tapi kita dibantu  dengan stake holder terkait mulai dari TNBBS, WCS, YABI dan berbagai NGO yang bergerak dalam perlindungan satwa liar yang memberikan informasi lalu kami langsung lakukan under coverbuy, ” kata Daniel Binsar mewakili Dirreskrimsus .(koesma)