Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Thursday, 05 December 2019

Dilarang Nonton Sepakbola di Stadion, Perempuan Iran Tewas Bakar Diri di Pengadilan

Rabu, 11 September 2019 — 15:35 WIB
Penggemar sepak bola Iran mulai berkampanye untuk meminta agar perempuan diperbolehkan masuk ke dalam stadion dan menonton pertandingan.(Getty Image)

Penggemar sepak bola Iran mulai berkampanye untuk meminta agar perempuan diperbolehkan masuk ke dalam stadion dan menonton pertandingan.(Getty Image)

IRAN – Dilarang menonton sepakbola di stadion, seorang perempuan Iran  tewas sesudah membakar diri di pengadilan  seminggu yang lalu.

Perempuan ini ditangkap dan diadili karena menyamar sebagai laki-laki untuk menonton sepak bola.

Persidangannya di Teheran ditunda, dan ia membakar diri di depan pengadilan.

Pihak berwenang Iran melarang perempuan menonton sepak bola di stadion.

Kisah perempuan ini diikuti oleh warga Iran dan memunculkan tagar “gadis biru” mengacu pada tim kesayangan si perempuan, Esteqlal yang bermarkas di Teheran.

BBC melaporkan, perempuan yang dikenal sebagai Sahar (bukan nama sebenarnya) ini ditangkap pada bulan Maret lalu ketika mencoba masuk ke stadion sepak bola dengan menyamar sebagai pria.

Ia ditahan selama tiga hari dan dibebaskan dengan jaminan dan menunggu selama enam bulan untuk persidangan kasusnya.

Namun ketika ia ke pengadilan, persidangannya ditunda karena sang hakim punya keperluan keluarga secara mendadak.

Akhiri larangan

Sahar kemudian kembali ke pengadilan untuk mengambil telepon genggamnya, dan menurut beberapa laporan ia secara tak sengaja mendengar seseorang berkata bahwa ia bisa dihukum enam bulan hingga dua tahun penjara akibat perbuatannya.

Sahar lalu membakar diri di depan gedung pengadilan, dan kemudian meninggal di rumah sakit.

Sejak tahun 1981, perempuan di Iran dilarang masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan cabang olahraga pria.

Kebijakan ini sempat dicabut sementara tahun lalu untuk memperbolehkan perempuan menonton pertandingan Piala Dunia yang disiarkan lewat streaming di stadion di Iran.

 Pihak otorita sepak bola FIFA memasang tenggat tanggal 31 Agustus yang memaksa Iran untuk memperbolehkan perempuan masuk ke dalam stadion, tetapi pemerintah Iran tidak bisa memastikan dipenuhinya tenggat tersebut.

“Kami sadar akan tragedi ini dan sangat menyesalkannya,” kata pernyataan tertulis FIFA.

“FIFA menyampaikan duka cita kepada keluarga dan teman-teman Sahar dan menekankan lagi pentingnya seruan kami kepada pihak berwenang Iran untuk menjamin kemerdekaan dan keamanan perempuan yang terlibat dalam hal ini untuk mengakhiri larangan perempuan masuk ke dalam stadion”.

Philip Luther dari Amnesty International menyebut kasus ini “menyedihkan” dan kematian ini memperlihatkan dampak dari “penghinaan terhadap hak perempuan” yang dilakukan oleh Iran.

Awal bulan ini, warga Iran memulai kampanye daring yang ditujukan kepada organisasi olahraga untuk melarang Iran ikut serta dalam kompetisi internasional untuk menghentikan campur tangan negara dalam olahraga.(tri)