Thursday, 21 November 2019

Buka Kejurnas Karate, Panglima TNI: Karateka Kita Sangat Potensial

Jumat, 13 September 2019 — 11:56 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat membuka Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019. (rizal)

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat membuka Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019. (rizal)

JAKARTA – Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019.  Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jumat (13/9/2019).

Event Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII yang akan berlangsung mulai tanggal 13-16 September 2019, menjadi bagian integral dari sistem pembinaan prestasi atlet TNI-Polri dan dari umum.

“Para karateka kita telah membuktikannya dalam berbagai ajang internasional. Saya menyambut gembira sekaligus memberikan dukungan atas pelaksanaan kejuaraan nasional. Ini merupakan program yang tidak hanya mendukung program pembinaan TNI, tetapi juga program olahraga nasional,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai membuka Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019. (rizal)

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar FORKI, panitia, dan seluruh pihak yang mendukung Kejurnas ini terselenggara. Pada ajang Asean Game tahun 2018, cabang olahraga karate menyumbangkan 1 emas dan 3 perunggu.

“Hal ini menunjukkan para atlet karate Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meraih prestasi di level dunia. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya saling mendukung, untuk meraih prestasi terbaik, demi kejayaan bangsa dan negara,” katanya.

Cabang olahraga karate merupakan salah satu dari beberapa Cabor prestasi yang secara rutin dibina oleh KOMI bekerja sama dengan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).  Bahkan, sejak 2016 Kejurnas Karate Piala Panglima TNI telah masuk dalam kalender tahunan event PB FORKI. Itu artinya peluang atlet-atlet terbaik TNI-Polri untuk berlaga di kejuaraan-kejuaraan tingkat regional maupun internasional semakin terbuka lebar.

Kejurnas Karate Piala Panglima TNI diharapkan mampu berkiprah lebih baik lagi dalam menjaring atlet-atlet TNI-Polri maupun umum serta mampu mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan membuat negara-negara lain hormat kepada Indonesia.

Jumlah kelas yang dipertandingkan dua kategori yaitu: Kategori TNI-Polri mempertandingkan Kata dan Komite (perorangan dan beregu) untuk kelas senior putra dan kelas senior putri.  Sedangkan Kategori Umum (PB/PP Perguruan dan Pengprov FORKI) kelas Junior, Cadet, dan Under-21 mempertandingkan Kata dan Komite perorangan untuk putra dan putri.

Peserta keseluruhan sebanyak 1.066 peserta, terdiri dari: Atlet TNI-Polri 402 orang (putra 334 dan putri 68), Atlet Umum 664 orang (putra 373 dan putri 291). Kontingen TNI-Polri sebanyak 33 Kontingen, sedangkan Perguruan dan Pengprov Forki sebanyak 45 kontingen.

Medali yang diperebutkan terdiri dari dua kategori yaitu Kategori TNI: 30 Emas, 30 Perak dan 60 Perunggu. Sedangkan Kategori Umum (Junior, Cadet, Under-21): 39 Emas, 39 Perak dan 78 Perunggu. (rizal/ys)