Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Friday, 06 December 2019

Warga Metland Cibitung Keluhkan Pengembang Tak Angkut Sampah Penghuni

Senin, 16 September 2019 — 19:16 WIB
Sampah yang dibiarkan menumpuk di lahan Metland Cibitung.(lina)

Sampah yang dibiarkan menumpuk di lahan Metland Cibitung.(lina)

BEKASI  – Warga perumahan Metland Cibitung Bekasi mengeluhkan  sikap pengembang tak memperhatikan pengelolaan sampah.  Pengembang tidak mengangkutnya yang berada disekitar pemukiman warga dan sekolah.

Warga yang tergabung dalam Forum RT RW dan Badan Pengelola Lingkungan (BPL) se-Metland Cibitung Bekasi meminta pengembang perumahan PT Fajar Putra Dinasti (Developer Metland Cibitung) menyediakan lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah untuk para penghuni perumahan tersebut.

Kendati disediakan lahan yang berpindah-pindah, namun pengembang tidak mengangkutnya yang berada disekitar pemukiman warga dan sekolah.

surat metland

“Itu tentunya sangat menganggu aroma bau sampahnya, ditambah sampah-sampah dibiarkan gitu saja tidak diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” kata salah satu pengurus forum RW Metland Cibitung Bekasi, DM yang dirahasiakan, Senin (16/9/2019).

Metland Cibitung itu terdiri dari tiga RW yakni RW 20 Desa Telaga Murni, RW 22 Desa Telaga Murni dan RW 26 Desa Wanajaya.

Seluruh ketua RT, RW dan BPL se-Metland melakukan rapat koordonasi dan melakukan kesempatan untuk menyampaikan permintaan pembuatan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan melakukan pengelolaan sampah dengan baik.

“Pengelolaan sampah itu juga jadi tanggungjawab mereka, jangan hanya menyediakan lahan saja. Tapi ditumpuk gitu aja tanpa dibuang ke TPA. Harusnya, pengembang bekerjasama dengan vendor sebagai pihak ketiga untuk proses pengangkutan dan pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kami sudah kirimkan surat itu ke pengembang, selain minta pengelolaan sampah dengan baik. Kami menyampaikan surat konfirmasi kepastian kapan akan dibangun TPS itu,” ungkap dia.

Selama ini, para pengurus lingkungan setempat melakukan pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga, untuk dibuang ke lahan yang disediakan tersebut, namun tetap dibiarkan begitu saja terkadang pengembang cuman gali dan kubur sampah begitu saja. Hal ini sudah terjadi sejak tahun 2014 lalu.

Candra sebagai Badan Pengelolaan Lingkungan RW 26 Wanajaya mengatakan kebutuhan TPS sangat mendesak. Pasalnya, dalam upaya pemerintah meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan tapi tidak tersedianya fasilitas untuk tempat pembuangan yang representatif.

Kemudian, ditambah telah ada peraturan desa dimana lokasi perumahan Metland yang berdiri di Desa Telagamurni dan Desa Wanajaya yaitu melarang membuang sampah sembarang dengan punisment berupa kurungan 3 bulan dan denda meteri.

“Itu tentu akan sangat menyulitkan kami membuang sampah. Maka dari itu kami minta kepastian kapan TPS itu dibangun, pengembang harus pikirkan kedepannya,” ungkap dia.

Selain persoalan TPS, kata Candra, persoalan lain yang menjadi keluhan warga yakni meminta pengembang kaji ulang soal ‘leveling drainase’ khususnya cluster-cluster lama yang dirasa sangat tidak sesuai sehingga air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya.

Ditambah dengan sistem biotank yang terapkan pengembang yang pembuangannya ke aliran drainase akan menjadi sumber penyakit karena terjadi endapan yang apabila dilakukan uji lab kemungkinan PH bisa diatas ambang batas.

“Poin-poin itu yang kami minta segera dilakukan penanganan dan jadi perhatian. Karena itu semua adalah sebagai bentuk kewajiban yang harus dipenuhi,” paparnya.

Tanggapan Pihak Metland

Sementara Pihak Metland Cibitung menjawab atas keluhan itu. Dalam keterangannya kepada Badan Pengelola Lingkungan (BPL), Andre Sutjipto Estate MCB Fajar Putra Dinasti (Developer Metland Cibitung) menjelaskan perihal pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), saat ini pihaknya tengah dalam proses perijinan IMB ke Dinas-dinas terkait, dan ditargetkan pembangunannya dapat terealisasikan tahun ini.

Selain proses perizinan IMB, pihaknya juga pernah bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bekasi untuk pembuangan sampah ke TPA. Ini akan dilakukan atau dijadwalkan kembali secara periodik untuk pembuangan sampah rumah tangga kawasan Metland Cibitung. (lina/win)