Sunday, 20 October 2019

Liga Champions

PSG v Real Madrid, Menguji Ketajaman Lini Depan Tuan Rumah

Rabu, 18 September 2019 — 8:08 WIB
Pemain Paris Saint-Germain sedang berlatih.  (reuters)

Pemain Paris Saint-Germain sedang berlatih. (reuters)

PRANCIS – Cercaan dari para fans kemungkinan bakal menambah memotivasi Thomas Tuchel untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih Paris Saint-German (PSG) saat menjamu Real Madrid pada laga perdana babak penyisihan Grup A Liga Champions musim 2018-2019 di Parc des Princes, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 02:00 WIB. Namun hal itu tidak akan mudah bagi Tuchel dengan kemungkinan bakal tumpulnya lini depan Les Parisiens, julukan PSG.

Tumpulnya lini depan PSG itu disebabkan karena Neymar dipastikan absen dan kemungkinan tidak bermainnya Kylian Mbappe yang selama ini menjadi mesin gol PSG. Neymar masih harus menjalani larangan tampil tiga laga akibat ocehannya di media sosial menyusul kekalahan PSG atas Manchester United (MU) di babak 16 besar.

Sementara Bappe menepi karena cedera saat melawan Toulouse 4-0 pada 25 Agustus lalu. Mbappe sebenarnya sudah mulai berlatih, tapi Tuchel sepertinya tidak ingin mengambil resiko dengan memaksakan penyerang berusia 20 itu untuk tampil. Tidak hanya itu, Tuchel juga kemungkinan bakal menempatkan Edinson Cavani di bangku cadangan lantaran belum sepenuhnya pulih dari cedera.

“Mereka berdua (Mbappe dan Cavani red) memiliki masalah yang sama pada otot, saya tidak tahu apakah mereka masih merasakan nyeri atau tidak. Kami maih harus melihat perkembangan mereka hingga beberapa jam sebelum pertandingan. Tapi saya pikir akan terlalu beresiko jika memaksakan mereka bermain melawan Real Madrid,” ungkap Tuchel, dikutip L’Equipe, jelang pertandingan.

PSG sebenarnya baru mendatangkan penyerang baru dari Inter Milan, Mauro Icardi. Namun pemain asal Argentina itu juga bukan pemain yang diinginkan Tuchel. Di bawah mistar gawang, perubahan juga berpotensi terjadi setelah Thilo Kehrer dan Julian Draxler harus menepi dari lapangan.

Situasi ini memberikan kesempatan bagi Keylor Navas untuk reuni dengan Madrid, tim yang sempat diperkuatnya pada periode 2014-2019 tersebut. Apalagi Madrid datang dengan kondisi yang juga tidak terlalu bagus, terutama dalam memperbaiki keroposnya lini belakang.

Ditambah lagi dengan absennya Sergio Ramos dan Nacho. Pelatih Zinedine Zidane terpaksa memainkan duet Eder Militao dan Raphael Varane, duet yang belum memiliki banyak pengalaman di laga resmi Madrid.

Diketahui, tim berjuluk Los Blancos belum pernah mencatatkan clean sheet. Tidak heran laga melawan PSG dipandang Presiden Florentino Perez sebagai momen tepat bahwa Madrid masih punya nama besar. “Musim ini memang musim yang tidak mudah bagi kami. Namun, kami punya kewajiban untuk mengubah situasi ini dengan mengalahkan PSG,” tandas Perez.

Sebelumnya, kedua tim sama-sama menang tipis di kompetisi domestik, akhir pekan kemarin. Madrid berhasil mengalahkan Levante dengan skor 3-2 di La Liga Spanyol, sementara PSG sukses menaklukkan Strasbourg dengan skor 1-0 di League 1 Prancis.

Pada lawatan terakhir ke Paris, Madrid sukses mengalahkan PSG 2-1. Pada laga lainnya di Grup A, Club Brugge vs Galatasaray. Sementara pada laga lainnya di grup B, Olympiacos menjamu Tottenham Hotspur dan Bayern Munchen kedatangan Crvena Zvezda. (jun/yp)

Prakiraan pemain:

PSG (4-5-1): Navas (g); Meunier, Silva, Diallo, Kurzawa; Verratti, Gueye, Di Maria, Icardi, Sarabia; Choupo-Moting.
Madrid (4-3-3): Courtois (g); Carvajal, Varane, Eder Militao, Mendy; Casemiro, Rodriguez, Kroos; Vazquez, Junior; Benzema.