Tuesday, 15 October 2019

Madrid Hancur di Kandang PSG, Zidane Akui Kekalahan

Kamis, 19 September 2019 — 6:03 WIB
Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid. (reuters)

Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid. (reuters)

PRANCIS – Tampil tanpa sejumlah bomber andalannya, Paris Saint-Germain (PSG) sukses menunjukkan ketajaman mereka di depan publik sendri. Hal itu dibuktikan anak-anak asuh Thomas Tuchel usai membungkam Real Madrid pada laga perdana fase Grup A Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (19/9/2019) dinihari WIB.

Tanpa Neymar, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani, PSG yang mengandalkan Pablo Sarabia, Mauro Icardi, dan Angel Di Maria di lini depan, bahkan sudah berhasil membuka keunggulan pada menit ke-14. Adalah Di Maria yang sukses menjebol gawang Madrid, kawalan Thibaut Courtois, usai memanfaatkan umpan Juan Bernat. Keunggulan PSG bertambah setelah tendangan melengkung kaki kiri Di Maria dari luar kotak penalti tidak bisa ditepis kiper Courtois. Di Maria mencetak gol kedua usai meneruskan umpan Idrisa Guey, sembilan menit berselang.

Madrid sempat mendapat peluang untuk memperkecil ketertinggalan saat Gareth Bale mencetak di penghujung babak pertama. Namun lantaran terjadi sebuah pelanggaran sebelum Bale mencetak gol, wasit Anthony Taylor harus menggunakan sistem video asisten wasit (VAR). Usai melihat VAR, wasit pun menganulir gol tersebut setelah bola terlihat menyentuh tangan atau handball sebelum Bale mencetak gol. Walhasil, Madrid harus puas mengakhiri babak pertama dengan kondisi tertinggal dua gol tanpa balas.

Di babak kedua, Di Maria membuang kesempatan mencetak hatrik dalam laga tersebut. Bola lob Di Maria di menit ke-60 saat berhadapan dengan Courtois masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Selanjutnya, Sarabia hampir saja membawa PSG unggul 3-0 di menit ke-62. Sayang, sontekan Sarabia hasil umpan Di Maria, masih mampu ditepis Courtois. Untuk kedua kalinya, VAR kembali tidak bersahabat dengan Madrid di laga ini. Kali ini giliran gol Karim Benzema di menit ke-76 yang tidak disahkan Anthony Taylor setelah melihat VAR. Gol Madrid dianulir karena Lucas Vazquez dalam posisi offside.

Situasi itu membuat Madrid mulai kehilangan konsentrasi, sehingga PSG mampu melengkapi kemenangan, berkat gol Thomas Meunier di masa injury. Umpan Bernat, berhasil dimanfaatkan Meunir menjadi gol untuk membawa anak-anak asuh Tuchel mampu melengkapi kemenangan dengan skor akhir, tiga gol tanpa balas.

Usai laga, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane,mengatakan haskl igtu tak membuatnya gembira namkun semua harus fokus pada pertandingan berikutnya. “Kami memang lemah dalam ha intensitas. Di kompetisi selevel ini, ketika kutamg intensitas maka akan menyulitkan, kami kalah di setiap pere utan bola. Kami tahu kesulitan yang dapat ditimbulkan lawan. Ini pertandingan buruk kami. Mereka tampil bagus,” ujarnya dilansir situs resmi klub.

DAlam laga itu, Madrid tampil maksimal di 15 menit awal pertadingan. Pemainnya juga mampu membobol gawang tuan rumah hanya saja dianulir wasit.
Zidane mengakui minimnya pekuang yang didapat skuat-nya. “Bukan berarti kami khawatir tapi dengan pemain yang kami miliki biasanya kami menciptakan lebih bayak gol dan itu tak terjadi hari ini,” katanya. (jun/yp)

Terbaru

Petugas Damkar Kota Depok berhasil memadamkan api membakar rumah warga di Pancoran Mas (ist)
Selasa, 15/10/2019 — 11:00 WIB
Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Warga Terbakar
KPK-yendhi
Selasa, 15/10/2019 — 9:26 WIB
Bupati Indramayu Kena OTT KPK