Tuesday, 15 October 2019

Istar Tolak Pajak Reklame Rokok

Jumat, 20 September 2019 — 4:36 WIB
Ketua Istar, Soimalia Mahar, barsama aktivis tolak iklan rokok. (taryani)

Ketua Istar, Soimalia Mahar, barsama aktivis tolak iklan rokok. (taryani)

INDRAMAYU – Ketua Istar (Indramayu Sehat Tanpa Rokok),  Soimalia Mahar bersama Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Indramayu menertibkan sejumlah reklame rokok yang di pasang di sejumlah titik baik di dalam kota maupun di luar kota Indramayu.

“Istar bersama Satpol PP Indramayu, hari Rabu 18 September 2019  kembali menurunkan sejumlah reklame rokok  yang dipasang  melanggar aturan,” ujar Soimalia Mahar  kepada Pos Kota, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya,  pihakanya sudah sering mengingatkan agar reklame rokok itu tidak dipasang pada lokasi tertentu. Namun, katanya  mereka masih tetap memasang reklame juga sehingga reklame itu diturunkan aparat Satpol PP Indramayu.

Dikatakan, Istar mendukung upaya-upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu dalam menaikkan point Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Karena itu, katanya ia menyarakan agar menghapus pajak reklame rokok dari Bumi Wiralodra (Indramayu) ini dan diganti dengan reklame produk lain. “Masih banyak reklame produk lain yang lebih aman dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat mendukung Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta mendukung program-program pemerintah dibidang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), anugerah Parahita Ekapraya (APE), Kabupaten Layak Anak (KLA), Kabupaten Sehat dan lain-lainnya.

Soimalia Mahar menyarankan, kalau Kabupaten Indramayu ingin bagus dalam pencapaian target program-program tersebut di atas,  dimohon kepada para pengambil kebijakan agar segera menseriusi hal ini. “Tolak pajak reklame rokok. Penerimaan pos pajak reklame rokok dampaknya dapat menghambat program-program pemerintah tadi,” katanya.

Selain menertibkan reklame rokok bersama jajaran Satpol PP, kegiatan lain Ketua Istar Soimalia Mahar cukup banyak. Misalnya, pada Jum’at (13/9/2019) melaksanakan Pembinaan Kabupaten Sehat,   Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Pencanangan Satgas Kawasan Tanpa Rokok pada 14 desa yang dihadiri para Kepala Desa (Kuwu), Unit Pelaksana Teknis Badan (UTB), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Kecamatan dan  PKK Desa di wilayah Kecamatan Sliyeg, ujar  Soimalia Mahar. (taryani/win)