Tuesday, 15 October 2019

Jadi Perhatian Usai Viral di Medsos

Jambret Tas Karyawati, Dua Pengamen Diringkus Polisi

Jumat, 20 September 2019 — 20:10 WIB
Polisi memberikan keterangan terkait kasus penjambretan di Tangerang yang menjadi viral di medsos. (imam)

Polisi memberikan keterangan terkait kasus penjambretan di Tangerang yang menjadi viral di medsos. (imam)

TANGERANG – Dua pengamen jalanan diringkus tim buser Polsek Tangerang Kota. Mereka ditangkap usai menjambret tas seorang karyawati di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang.

Dalam peristiwa tersebut, Atiek Susanti (25) mengalami luka pada bagian wajah setelah terjatuh dari tunggangannya lantaran mempertahankan barang berharga miliknya.

“Waktu itu saya pulang kerja. Jam 9.30 malam pas melintas di Jalan Jendral Sudirman saya dipepet dua orang yang berboncengan dan langsung menarik tas saya,” ungkapnya di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (20/9/2019).

Korban yang juga seorang ibu rumah tangga ini akhirnya tak sadarkan diri. Atiek baru sadar saat berada di rumah sakit setelah diantar pengemudi ojek online.

“Saya nggak sadar, tiba-tiba saya di rumah sakit dengan darah dan juga pelipis mata saya harus dijahit sebanyak 7 jahitan,” ujarnya.

Peristiwa yang dialami Atiek akhirnya viral setelah rekan kerjanya meng-upload foto ke media sosial.

“Meskipun banyak yang bilang seperti handphone, uang dan juga isi di dompet saya tidak lapor. Tapi saat di-posting di akun Abbott langsung ada polisi menemui saya dan mereka langsung bergerak,” ujarnya.

Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Hardi mengatakan aksi bandit jalanan ini langsung ditanggapi oleh timnya saat melihat salah satu postingan di medsos. Meskipun tidak dilaporkan kepada pihak berwajib, hal itu tidak menjadi acuan untuk dapat meringkus bandit jalanan ini.

“Saat itu tim kami langsung bergerak dan mencari pelaku. Dan satu orang penadah kami amankan terlebih dahulu,” bebernya.

Diketahui pelaku bernama Rendi dan Triyono. Keduanya merupakan seorang pengamen jalanan. Belakangan terungkap, para pelaku sudah 4 kali melakukan aksi serupa di wilayah hukum Polsek Tangerang Kota.

“Mereka sudah empat kali beraksi di wilayah Tangerang. Dan untuk korban yang mereka sasar memang wanita yang berkendara pada malam hari,” ucapnya.

Hardi menambahkan sesuai dengan arahan Kapolres Metro Tangerang pihaknya akan terus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas di wilayah Kota Tangerang. Selain itu atas kejadian ini pihaknya juga berhasil membekuk dua orang lainnya yang melakukan hal serupa di lokasi yang berdekatan.

“Mereka kami jerat dengan pasal 365. Kami terus meminimalisir tindak kriminalitas di wilayah kami sesuai dengan arahan pimpinan,” pungkasnya. (imam/ys)