Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

KPK Nilai Dewan Pengawas Tak Lakukan Fungsi Kontrol

Jumat, 20 September 2019 — 6:49 WIB
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief. (dok)

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief. (dok)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif melihat keberadaan Dewan Pengawas tidak dibentuk untuk melakukan kontrol lembaga. Ia menyebut Dewan Pengawas justru merebut sejumlah kewenangan Komisioner KPK.

Dia mengaku KPK tidak keberatan diawasi. Namun dia berharap agar keberadaan Dewan Pengawas tidak terlibat secara langsung terhadap perkara tindak korupsi yang ditangani.   

“Dalam bayangan kami seharusnya Dewan Pengawas tidak terlibat dalam persetujuan atau memberi izin tapi mengawasi pekerjaan KPK  . Misal sadapan atau surat penggeledahan, penyitaan. Itu dibuat komisioner. Nanti dewan pengawas boleh memeriksa, mengaudit apakah setiap bulan minggu, kalau menurut kami itu gak apa-apa. Tetapi sekarang dewan pengawas ini adalah yang memberikan izin,” katanya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).

Laode menjelaskan dalam revisi UU KPK disepakati pembentukan Dewan Pengawas. Nantinya kewenangan penyidikan, penggeledahan, penyadapan dan penyitaan harus seizin Dewan Pengawas. KPK menilai dengan alur tersebut akan membuat KPK lebih lamban.

“Ini akan menambah rangkaian pekerjaan,” tandasnya.

Selain itu, dia juga mempertanyakan kedudukan Dewan Pengawas. Keberadaan Dewan Pengawas menurut Laode tidak difungsikan sebagai alat kontrol dan check & balance bagi lembaga antirasuah itu.    

“Setelah kami teliti lagi apakah dewan pengawas ini penegak hukum atau bukan, tidak jelas dikatakan. Dan dia juga bukan penegak hukum. Ini siapa yang akan mengatur kendali penegakan hukum KPK,” terang dia.

“Jadi katanya ini untuk dikontrol, sekarang tidak ada yang bisa mengontrol,” imbuh Laode. (ikbal/yp)