Wednesday, 16 October 2019

Pendemo UU KPK Salat Magrib Berjamaah di Jalan Kemudian Balik Kanan

Jumat, 20 September 2019 — 19:33 WIB
Massa penolak UU KPK lebih dulu salat magrib berjamaah sebelum meninggalkan kawasan DPR RI. (yendhi)

Massa penolak UU KPK lebih dulu salat magrib berjamaah sebelum meninggalkan kawasan DPR RI. (yendhi)

JAKARTA – Meski sempat ricuh akhirnya kedua kubu massa baik pro UU KPK baru maupun kubu massa yang kontra akhirnya membubarkan diri meninggalkan Gedung DPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dengan damai pada pukul 18.00 WIB.

Massa pro pemerintah dan DPR RI atas UU KPK baru yang mengerahkan tiga mobil komando lebih dulu meninggalkan lokasi unjuk rasa usai secara bergantian menyampaikan orasi.

Sementara massa yang menolak UU KPK masih bertahan di depan Gedung DPR RI karena sebagian menunaikan salat magrib berjamaah dan mendengarkan ceramah dari salah satu peserta aksi. Jalan Gatot Subroto pun masih dilakukan penutupan.

(BacaAda Teriakan ‘Usir Taliban di KPK’, Dua Kubu Pendemo di DPR RI Nyaris Bentrok)

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan kemudian meminta seluruh massa aksi untuk meninggalkan kawasan DPR RI dan mengosongkan Jalan Gatot Subroto karena akan kembali dibuka untuk umum.

“Saya Kapolres Jakarta Pusat dan Pak Dandim terima kasih atas kerja samanya saudara semuanya. Setelah itu kita bersama-sama pulang ke rumah karena kami akan buka jalannya. Terima kasih, jalur busway dikosongkan dulu, yang pertama akan kita buka jalur busway,” kata Harry melalui pengeras suara, Jumat (20/9/2019).

(BacaMahasiswa Pendemo Desak Presiden Segera Lantik Pimpinan KPK Terpilih)

Mendengar hal tersebut, massa kemudian berangsur-angsur meninggalkan lokasi unjuk rasa di depan gerbang Gedung DPR RI dengan tertib. (yendhi/ys)