Sunday, 20 October 2019

Bicara Persija, Haryanto Badjuri Teteskan Air Mata

Minggu, 22 September 2019 — 7:48 WIB
Haryanto Badjuri, mantan manajer Persija Jakarta. (st)

Haryanto Badjuri, mantan manajer Persija Jakarta. (st)

KECEWA saya, sungguh kecewa saya.” Kalimat ini berulang-ulang meluncur dari mulut Haryanto Badjuri kala wawancara di kantornya di Taman Impian Jaya Ancol seputar terpuruknya Persija di kancah Liga 1 Tahun 2019.

Mantan manajer Persija ini mengkritik mental para pemain klub sepakbola kebanggaan warga ibukota yang dinilainya lemah. “Mental pemain mutlak harus dibenahi. Libatkan psikolog untuk menangani mental para pemain Persija,” ucapnya, Sabtu (21/9/2019).

Teknik para pemain Persija di mata manajer Persija yang diangkat Gubernur Sutiyoso pada 26 November 2016 ini, sebenarnya tidak kalah dengan pemain klub peserta Liga 1 lainnya. “Cuma pemain Persija kurang kerja sama, sehingga organisasi permainannya berantakan. Ini yang harus dibenahi,” sarannya.

Haryanto yang populer dengan julukan Kepala Satpol PP legendaris ini menilai ego para pemain Persija sangat tinggi. “Semua pemain bila bermain ingin memasukkan gol, sehingga lupa pertahanan. Ini kan nggak bener,” sambungnya.

Menjawab Persija memecat pelatihnya, Haryanto mengatakan, “Langkah itu sudah tepat. Ketika klub terpuruk ya pelatihnya harus bertanggung jawab. Tapi manajemen klub tetap harus membenahi mental para pemainnya,” ujarnya.

Saat ini posisi Persija di klasemen Liga 1 bertengger di papan bawah. Dari 18 klub peserta, klub kebanggaan warga Jakarta dan sekitarnya ini berada di poisisi 15.

“Ini posisi yang kurang pantas untuk klub sekelas Persija. Juara bertahan kok posisinya ada di papan bawah. Ini pasti ada yang salah. Sedih saya, kecewa saya,” tuturnya seraya meneteskan air mata.

Tokoh kharismatik ini mengaku geregetan dengan prestasi klub yang pernah diurusnya itu. “Gatel saya. Kecewa saya. Pengin rasanya saya kembali menangani Persija,” tegasnya.

Persija bagi Haryanto adalah aset Pemprov DKI Jakarta dan klub sepakbola kebanggaan warga ibukota. Karena itu sudah seharusnya Gubernur Anies Baswedan membantu menaikkan pamor Persija. Misalnya dengan segera menghadirkan stadion untuk kandang klub berjuluk ‘Macan Kemayoran’ itu dan memberikan amunisi lainnya.

“Kalau Persija tidak segera bangkit dari posisi 15 dari 18 klub peserta Liga 1, saya khawatir akan ditinggal penggemarnya. Ayo bangkit Persija. Bangkit dan juara lagi,” tegas Haryanto memberi semangat. (este)

Terbaru

Posko Pengaduan Masyarakat (PPM) Kelurahan Glodok.
Senin, 21/10/2019 — 1:44 WIB
PPM Glodok Sepi Pengaduan Warga
Marcus Rashford merayakan gol yang dicetaknya untuk Manchester United. (reuters)
Senin, 21/10/2019 — 0:40 WIB
Diimbangi MU, Liverpool Tak Lagi Menangan
Peresmian bank sampah di RW 04 Rawa Bunga, Jatinegara. (ifand)
Minggu, 20/10/2019 — 23:58 WIB
Kelurahan Rawa Bunga kini Miliki 20 Bank Sampah